Share

Waspada, Beredar Modus Penipuan Penjualan Produk Publikasi KPK di Medsos

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 02 Juni 2022 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 337 2604039 waspada-beredar-modus-penipuan-penjualan-produk-publikasi-kpk-di-medsos-yDVVBJH62E.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi informasi bahwa ada produk publikasi atau edukasi lembaga antirasuah yang diperdagangkan di media sosial (medsos) serta marketplace. Masyarakat diminta waspada terhadap dugaan penipuan bermodus jual-beli produk publikasi atau edukasi KPK.

Plt Juru Bicara bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding menginformasikan bahwa semua produk publikasi atau edukasi lembaga antirasuah tidak diperjualbelikan. Ditekankan Ipi, seluruh produk publikasi KPK gratis. Ipi mewanti-wanti kepada para pelaku agar menghentikan bentuk perdagangan produk publikasi KPK.

"KPK mengimbau kepada pihak-pihak dimaksud untuk tidak melanjutkan tindakannya, karena telah melanggar hak cipta yang sepenuhnya dimiliki KPK dan ketentuan yang telah tercantum dalam buku tersebut," kata Ipi Maryati Kuding melalui keterangan resminya, Kamis (2/6/2022).

"Bahwa buku atau produk-produk edukasi KPK boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya, diperbanyak untuk tujuan pendidikan serta non-komersial lainnya, dan bukan untuk diperjualbelikan," imbuhnya.

Baca juga: KPK Duga Lahan yang Dibeli untuk SMKN 7 Tangsel Berstatus Sengketa

Lebih lanjut, Ipi menjelaskan bahwa masyarakat bisa mendapatkan produk publikasi atau edukasi KPK secara gratis. Caranya, sambung Ipi, dengan mengunduhnya di portal pendidikan antikorupsi yang dikelola KPK melalui tautan https://aclc.kpk.go.id/pustaka/pendidikan.

Baca juga: Kasus Ade Yasin, KPK Dalami Dugaan Penarikan Uang dari ASN Pemkab Bogor

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Atau, lanjutnya, masyarakat juga bisa mengajukan permohonan kepada KPK untuk mendapatkan versi cetak dari produk publikasi atau edukasi yang diinginkan. Ipi mengingatkan kepada para pihak yang sengaja menjual produk publikasi atau edukasi KPK agar bisa menjaga integritas untuk diri sendiri maupun KPK.

"Kami terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menyebarkan nilai-nilai Integritas dalam rangka membangun budaya antikorupsi, dengan tetap mematuhi mekanisme dan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Baca juga: Gandeng KPK, PLN Cegah Pungli dan Gratifikasi Para Pegawai

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini