Share

Sosok M Yamin dan Kontroversi Siapa Pengusul Awal Pancasila

Tim Okezone, Okezone · Rabu 01 Juni 2022 05:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 01 337 2603550 sosok-m-yamin-dan-kontroversi-siapa-pengusul-awal-pancasila-ihzax67kUF.jpg M Yamin (Foto Wikipedia)

JAKARTA - Pejuang kemerdekaan Mohammad Yamin tak lepas sebagai sosok perumus lahirnya Pancasila yang kini diperingati setiap 1 Juni. Dengan gagasan yang dimiliki, M Yamin menyampaikan lima hal yang bisa menjadi dasar negara.

Rumusan Pancasila dari M Yamin yang diucapkan secara lisan pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei 1945, yakni: 1. Peri Kebangsaan; 2. Peri Kemanusiaan; 3. Peri Ketuhanan; 4. Peri Kerakyatan; 5. Kesejahteraan Rakyat.

M Yamin kemudian mengajukan rumusan tentang dasar negara secara tertulis, yang isinya mengalami perubahan, yakni: 1. Ketuhanan yang Maha Esa; 2. Kebangsaan Persatuan Indonesia; 3. Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab; 3. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan; 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pidato 29 Mei itu juga dituangkan dalam bukunya, Naskah Persiapan UUD 1945. Di sisi lain, Soekarno pidato di sidang BPUPKI atau 'Dokuritsu Junbi Cosakai' pada 1 Juni 1945.

Saat itu, Bung Karno yang memperkenalkan konsep atau rumusan awal dasar negara Indonesia merdeka bernama Pancasila dalam pidato tersebut. Hingga akhirnya, muncul kontroversi mengenai pengusul awal Pancasila.

Meski pada akhirnya di zaman Orde Baru dibentuk Panitia Lima oleh Presiden Soeharto, mereka terdiri dari M Hatta, Ahmad Subardjo, AA Maramis, AG Pringgodigdo, dan Sunario yang bertugas merumuskan pengertian Pancasila. Mereka pun menolak kebenaran adanya pidato M Yamin pada 29 Mei seraya menegaskan bahwa Soekarno satu-satunya yang menyampaikan dasar pemikiran untuk negara, yakni Pancasila.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Menukil dari Wikipedia, M Yamin merupakan pria kelahiran Talawi Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat, 24 Agustus 1903. Ia wafat di Jakarta pada 17 Oktober 1962 di usia 59 tahun.

M Yamin adalah sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia. Ia merupakan salah satu perintis puisi modern Indonesia dan pelopor Sumpah Pemuda sekaligus "pencipta imaji keindonesiaan" yang mempengaruhi sejarah persatuan Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini