Share

Buya Syafii Maarif, Tokoh Muhammadiyah yang Tak Pernah Menyerah Meski Sempat Putus Sekolah

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 28 Mei 2022 08:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 337 2601317 buya-syafii-maarif-tokoh-muhammadiyah-yang-tak-pernah-menyerah-meski-sempat-putus-sekolah-yT9AXN3FWK.jpg Buya Syafii Maarif/Okezone

JAKARTA - Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii meninggal dunia hari ini pada pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman.

Buya Syafii mengembuskan napas terakhirnya di usia 86 tahun atau beberapa hari sebelum hari ulang tahunnya yang jatuh pada 31 Mei.

Semasa hidupnya, Buya Syafii pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan merupakan pendiri Maarif Institute.

Buya Syafii adalah seorang cendekiawan dan ulama yang lahir pada 31 Mei 1935 di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau. Orangtuanya adalah Ma'rifah Rauf Datuk Rajo Malayu, dan Fathiyah. Buya Syafii bungsu dari 4 bersaudara seibu seayah dan seluruhnya 15 orang bersaudara seayah berlainan ibu.

 BACA JUGA:Nadiem Makarim : Buya Syafii Maarif Konsisten Kawal Toleransi

Melansir berbagai sumber, ibu Buya Syafii meninggal saat usianya satu setengah tahun sehingga dia dititipkan ke rumah adik ayahnya yang bernama Bainah yang menikah dengan adik seibu ibunya yang bernama A. Wahid.

Jenjang pendidikannya dimulai pada 1942 saat dimasukkan ke sekolah rakyat (SR) di Sumpur Kudus. Seusai sekolah dia belajar agama ke sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah lalu pada sore hari dan malamnya belajar mengaji di surau yang berada di sekitar tempat ia tinggal.

Baca selengkapnya di sini>>> Profil Buya Syafii Maarif, Tokoh Muhammadiyah yang Menolak Menyerah Meski Sempat Putus Sekolah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini