Share

Humor Gus Dur: Bingung Ketika Ditanya Tanggal Lahir

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 27 Mei 2022 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 337 2600623 humor-gus-dur-bingung-ketika-ditanya-tanggal-lahir-srGqJs6utQ.jpg Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: NU Online)

JAKARTA – Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur selalu memiliki humor yang ‘segar’ dan ‘hidup’. Gus Dur memang dikenal sebagai ulama yang suka guyon, seperti dalam kisahnya sewaktu kecil ini.

Kali ini humor Gus Dur menceritakan tentang dirinya yang lupa tanggal lahirnya sendiri ketika ditanya sang guru sekolah.

Sebagaimana dilansir laman Gusdur.net, cerita lucu tersebut berawal ketika Gus Dur masih kecil dan mendaftar sebagai siswa di salah satu sekolah dasar (SD) di Jakarta. Kemudian salah seorang guru bertanya kepadanya.

"Namamu siapa, nak?"

Baca juga: Humor Gus Dur: Jawaban saat Ditanya Apakah Benar Seorang Sarjana?

Lalu Gus Dur menjawab, "Abdurrahman Wahid."

Guru tersebut lanjut mengajukan pertanyaan lainnya. "Tempat dan tanggal lahir?"

Baca juga: Humor Gus Dur: Neil Amstrong Ternyata Bukan yang Pertama Kali ke Bulan 

"Jombang ... ," jawab Gus Dur.

Tapi setelah memberi tahu tempat lahirnya, Gus Dur terdiam sejenak. Ia berpikir tanggal, bulan, dan tahun berapa persisnya dilahirkan.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Setelah ingat dengan tepat, Gus Dur kecil pun menjawab pertanyaan gurunya itu.

"Tanggal 4, bulan 8, tahun 1940," papar Gus Dur kepada guru yang memberinya pertanyaan.

Di sisi lain, Gus Dur sebenarnya ragu saat menjawab perhitungan bulan kelahirannya tadi. Rupanya ia hanya hafal bulan Qomariyah, yaitu hitungan berdasarkan perputaran bulan.

Sementara itu Gus Dur tidak terlalu mengingat bulan Syamsiah atau hitungan berdasarkan perputaran matahari. Jadi yang disebutkan Gus Dur kepada gurunya tersebut adalah tanggal lahir di bulan Syakban, bulan ke delapan dalam hitungan Qomariyah.

Namun sang guru menganggap bahwa yang dikatakan calon muridnya itu adalah Agustus, yakni bulan ke delapan dalam hitungan Syamsiah. Akibatnya, sejak kejadian tersebut Gus Dur dianggap lahir pada 4 Agustus 1940. Padahal yang dimaksud pada 4 Syakban 1359 Hijriyah itu 7 September 1940.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini