Share

Mematikan! Sniper TNI Akan Dilengkapi Amunisi Standar NATO Karya Anak Bangsa

Arif Budianto, Koran SI · Kamis 26 Mei 2022 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 337 2600583 mematikan-sniper-tni-akan-dilengkapi-amunisi-standar-nato-karya-anak-bangsa-rs6RYHmscK.jpg Foto: PT Pindad

BANDUNG – Penembak runduk atau sniper TNI akan memiliki amunisi terbaru standar NATO kaliber 7,62 x 51 mm.

(Baca juga: Deteksi Musuh Sejauh 450 Km, Ini Kecanggihan Radar GCI Calon Penjaga Dirgantara)

Amunisi tersebut buatan PT Pindad, yang sebelumnya telah melaksanakan uji sertifikasi produk munisi MU2-M A1 & MU2-M A2 kaliber 7,62 x 51 mm 175 grains HPBT.

Pelaksanaan uji Sertifikasi produk munisi MU2-M A1 & MU2-M A2 terbagi menjadi dua kegiatan utama, yaitu uji laboratorium dan uji lapang. Uji laboratorium merupakan pengujian spesifikasi dan data teknis produk munisi MU2-M A1 & MU2-M A2 sesuai dengan SST yang telah ditentukan.

Kegiatan pengujian laboratorium meliputi uji berat dan dimensi, jenis penggalak dan kepekaan penggalak, jenis dan kelas isian dorong, kuat tarik anak peluru, keretakankeretakan atau cacat selongsong, tanda-tanda munisi serta kemasan dan kantung munisi.

Pada uji lapang dilakukan dengan cara ditembakkan menggunakan produk senjata penembak runduk Pindad SPR 3, berlokasi di lorong tembak Dislitbangad dan lapangan tembak Pussenarmed Kodiklat TNI AD Batujajar.

Disana diteliti kecepatan peluru, rentang kecepatan peluru, ketelitian tembak, tekanan gas rata-rata, daya tembus plat baja dan kelancaran kerja pada kondisi normal serta kondisi khusus (kedap air & ketahanan terhadap suhu rendah dan tinggi).

Untuk uji ketelitian tembak dengan penembakan berjarak 100 m dan 300 m berlokasi di lorong tembak Laboratorium Dislitbangad. Sedangkan untuk penembakan berjarak 600 m dan 900 m berlokasi di Lapangan Tembak Pussenarmed Kodiklatad Batujajar.

Direktur Teknologi & Pengembangan, Sigit P Santosa menyampaikan bahwa Pindad memiliki kompetensi untuk pengembangan dan produksi munisi kaliber kecil.

"Kedua produk munisi yang sedang uji sertifikasi merupakan produk inovasi PT Pindad dan nantinya akan diproduksi oleh divisi munisi PT Pindad yang berlokasi di Turen, Malang. Munisi MU2-M A1 & A2 nantinya akan digunakan oleh kesatuan TNI dan Polri." Jelas Sigit P. Santosa.

Sementara itu Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama mengapresiasi produk inovasi PT Pindad dan mengharapkan produk munisi MU2-M A1 & MU2-M A2 dapat memenuhi kebutuhan TNI & Polri.

"Kami berharap produk munisi ini dapat digunakan untuk standar tempur di Senjata Senapan Runduk (SPR/Sniper). Kami juga berharap produk munisi ini dapat memenuhi kebutuhan dan mendukung tugas pokok TNI AD maupun angkatan lain, serta Kepolisian. Setelah pengecekan awal, munisi ini sudah lolos dan memenuhi persyaratan spesifikasi awal." Jelas Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini