Share

Perangi Terorisme, BNPT Gandeng Lembaga Internasional

Antara, · Rabu 25 Mei 2022 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 337 2600335 perangi-terorisme-bnpt-gandeng-lembaga-internasional-WGAsvh0KZ3.jpg Komjen Boy Rafli Amar (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar mengajak semua pihak bersatu perangi terorisme. Pihaknya pun mengajak seluruh lembaga nasional dan internasional agar bekerja sama memutus penyebaran terorisme dan radikalisme.

"Mari kita membangun persatuan masyarakat internasional untuk berperang melawan terorisme," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Boy mengatakan, terorisme adalah kejahatan transnasional yang luar biasa. Sebab itu, mutlak diperlukan langkah bersama masyarakat internasional untuk membangun ketahanan melawan terorisme.

BACA JUGA:Penculik 10 Anak di Jabotabek Mengaku Mantan Napi Terorisme, Densus 88 Turun Tangan! 

Hal tersebut disampaikan usai menerima kunjungan Komandan Royal College of Defense Studies (RCDS) Letjen Sir George Norton. RCDS adalah sebuah lembaga setingkat Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Indonesia.

Kepala BNPT mengibaratkan virus corona yang menjadi pandemi dunia, maka masyarakat internasional bersatu melawan pandemi hingga akhirnya mampu melewati ancaman secara baik dengan penemuan vaksin Covid-19.

"Seperti virus corona, bersama-sama dilawan dengan penemuan vaksin. Maka untuk memberantas radikalisme dan terorisme perlu ditemukan vaksin bersama," kata dia.

BACA JUGA:Penculik 10 Anak di Jabotabek Mengaku Mantan Napi Terorisme, Densus 88 Turun Tangan! 

Pada kesempatan itu, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1988 tersebut mengenalkan tentang Indonesia yang kaya akan keragaman adat budaya dan salah satu yang tertinggi di dunia kepada Letjen Sir George Norton.

"Indonesia bisa bersatu berkat semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi satu," ujarnya.

Sementara itu, Komandan RCDS Inggris Letjen Sir George Norton menyatakan pentingnya pertemuan kedua belah pihak sebagai langkah kedua negara dalam memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme.

"Pertemuan ini memiliki arti penting dalam memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme antara Indonesia dan Inggris," kata Letjen Sir George Norton.

Kepala Lemhannas Inggris tersebut mengatakan, bahwa Inggris dan Indonesia sudah menandatangani nota kesepahaman kerja sama penanggulangan terorisme pada 7 April 2021.

"Jadi, jelas ini adalah bagian dari implementasi MoU kedua negara dalam penanggulangan terorisme," kata dia.

George Norton optimistis kerja sama Inggris dan Indonesia akan berkontribusi besar dalam menciptakan masa depan dunia yang damai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini