Share

Pekan Ini, Dewas KPK Bakal Periksa Lili Pintauli Siregar Terkait Gratifikasi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 25 Mei 2022 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 337 2600034 pekan-ini-dewas-kpk-bakal-periksa-lili-pintauli-siregar-terkait-gratifikasi-StYeZhNvAK.jpg Lili Pintauli (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar (LPS) pada pekan ini. Lili bakal diperiksa terkait laporan dugaan pelanggaran etik karena menerima gratifikasi terkait tiket nonton ajang balap Moto GP di Sirkuit Mandalika, Lombok.

"Ya (diperiksa) minggu ini," singkat Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean saat dikonfirmasi soal pemeriksaan Lili Pintauli di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2022).

BACA JUGA:Dewas KPK Nyatakan Lili Pintauli Terbukti Berbohong! 

Tumpak masih enggan memerinci secara detail terkait waktu pemeriksaan Lili Pintauli. Tumpak mempersilakan Anggota Dewas KPK Albertina Ho yang menjelaskan soal pemeriksaan Lili. Sebab, Albertina Ho yang nantinya akan memeriksa Lili.

"Saya enggak tahu, penyidiknya Bu Albertina. Tapi masih jalan. Nanti pada saatnya kita sampaikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Tumpak menekankan, laporan dugaan pelanggaran etik Lili Pintauli masih terus diproses. Dewas KPK saat ini masih mencari bukti terkait laporan itu.

"Kita masih jalan. belum ada (putusan). Kita bisa banyak periksanya dari luar," kata Tumpak.

Sekadar informasi, Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar kembali tersandung masalah. Namanya kembali menjadi perbincangan hangat setelah dilaporkan ke Dewas KPK.

BACA JUGA:KPK Respons Laporan HAM Amerika: TWK Klir, Lili Pintauli Sudah Disanksi 

Kali ini, Lili Pintauli dilaporkan karena diduga menerima gratifikasi berupa tiket nonton ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika dari perusahaan BUMN. Perusahaan BUMN yang memberikan tiket nonton MotoGP tersebut dikabarkan adalah PT Pertamina.

Lili masih enggan buka suara terkait laporan dugaan pelanggaran etik penerimaan gratifikasi tiket nonton MotoGP. Sementara itu, KPK menyerahkan sepenuhnya proses laporan dugaan pelanggaran etik Lili Pintauli Siregar kepada Dewas KPK.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini