Share

Kembali Naik, Dinkes Catat Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 775

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 25 Mei 2022 05:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 337 2599791 kembali-naik-dinkes-catat-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-kini-775-dqGtMbAge5.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Selasa (24/5/2022) tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 51 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 775 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Rabu (25/5/2022).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," tambahnya.

Kemudian, Dwi membeberkan data Dinkes DKI telah dilakukan tes PCR sebanyak 7.926 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.737 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 148 positif dan 6.589 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 20.305 orang dites, dengan hasil 60 positif dan 20.245 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.233.873 dengan tingkat kesembuhan 98,7%, dan total 15.300 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," ujarnya.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 49.030 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.013.640 per sejuta penduduk," paparnya.

Lebih lanjut, Dwi menyebut positivity rate di Jakarta sudah dibawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,6%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tuturnya.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini