Share

Vonis Pembunuhan Sejoli Nagreg Digelar 7 Juni, Kolonel Priyanto Divonis Seumur Hidup?

Tim Okezone, Okezone · Selasa 24 Mei 2022 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 337 2599623 vonis-pembunuhan-sejoli-nagreg-digelar-7-juni-kolonel-priyanto-divonis-seumur-hidup-xyKwonsEWy.jpg Kolonel Priyanto/Foto: MNC Portal

JAKARTA – Majelis hakim akan menggelar sidang vonis kasus dugaan pembunuhan sejoli Handi Saputra (18) dan Salsabila (14) di Nagreg, Jawa Barat, beberapa waktu lalu dengan terdakwa Kolonel Inf Priyanto yang digelar pada 7 Juni.

(Baca juga: Kolonel Priyanto Tepis Dalil Pembunuhan Berencana dalam Kasus Tewasnya 2 Sejoli Nagreg)

Sebelumnya, Oditur Militer menjatuhkan tuntutan pidana pokok penjara seumur hidup kepada Kolonel Priyanto. Selain tuntutan penjara seumur hidup, Kolonel Priyanto juga dituntut pidana tambahan untuk dipecat dari satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

"Majelis hakim bermusyawarah untuk menyusun putusan yang akan dibacakan pada Selasa tanggal 7 Juni 2022," ujar Ketua majelis hakim Brigjen Faridah Faisal di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (24/5/2022).

Masih kata Hakim Faridah, pihaknya akan menunda sidang untuk bermusyawarah menyusun putusan.

"Sidang akan saya tunda untuk memberikan kesempatan kepada majelis hakim untuk bermusyawarah dan menyusun putusan sampai dengan hari Selasa, tanggal 7 Juni 2022," tutup Faridah.

Diketahui, Kolonel inf Priyanto merupakan terdakwa atas kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Handi dan Salsabila di kawasan Nagreg, Jawa Barat pada 8 Desember 2021 silam.

Kasus bermula ketika Kolonel Priyanto bersama dua bawahannya yakni Koptu Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko menabrak dua sejoli tersebut menggunakan Mobil Panther Isuzu.

Namun alih-alih membawa korban ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan, Priyanto justru berencana menghilangkan jejak korban dengan membuang korban di Sungai Serayu di Jawa Tengah.

Belakangan diketahui Salsa dibuang ke sungai dalam kondisi meninggal dunia, sementara Handi sendiri masih dalam kondisi hidup.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini