Share

6 Fakta Banjir Rob Semarang, Tanggul Jebol hingga Tertinggi 20 Tahun Terakhir

Tim Okezone, Okezone · Selasa 24 Mei 2022 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 337 2599284 6-fakta-banjir-rob-semarang-tanggul-jebol-hingga-tertinggi-20-tahun-terakhir-qcPLHDGIML.jpg Ribuan pekerja selamatkan diri dari genangan banjir rob Semarang (Foto: Antara)

JAKARTA - Naiknya volume air laut membuat terjadinya banjir rob di pesisir Kota Semarang. Ketinggian air bahkan mencapai 2 meter, khususnya di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas pada, Senin 23 Mei 2022.

"Ketinggian banjir rob yang bersamaan dengan gelombang tinggi hari ini tercatat 210 sentimeter," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Retno Widyaningsih di Semarang.

Berikut sejumlah fakta-fakta terkait banjir rob yang merendam Semarang:

1. Siklus Akhir Bulan

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Retno Widyaningsih menyebut banjir rob dan gelombang tinggi yang terjadi akibat siklus akhir bulan setelah purnama dan bumi dengan bulan dalam posisi terdekat ini juga melanda kawasan pesisir di Kabupaten Rembang, Pati, Demak, Pekalongan hingga Tegal.

"Adanya banjir rob dan gelombang tinggi yang mulai sekitar pukul 13.00 WIB ini menyebabkan limpasannya ke daratan terasa cukup deras," ujarnya.

2. Tanggul Jebol

Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas dari sekitar lokasi kejadian, banjir rob di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas ini diperparah dengan adanya tanggul yang jebol sehingga area yang terdampak cukup luas.

Tanggul tersebut jebol lantaran tidak kuat menahan besarnya debit dan derasnya arus limpasan rob dari laut.

Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang Kompol Firdaus Yudhatama menjelaskan, berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan dan pantauan, tanggul penahan air laut di kawasan lamacitra Pelabuhan Tanjung Emas jebol sekitar pukul 14.00 WIB. Akibatnya, kawasan pelabuhan Tanjung Emas tergenang banjir rob.

"Tanggul penahan air laut di kawasan Lamicitra jebol karena tidak mampu menahan air laut yang cukup besar," katanya.

3. Ribuan Pekerja Selamatkan Diri

Ribuan pekerja dari sejumlah pabrik yang berada di kawasan industri Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, menyelamatkan diri dari peristiwa banjir rob atau air pasang dari laut yang melimpas ke daratan.

Salah seorang pekerja pabrik garmen PT Korina di Semarang, Nela Aji mengaku langsung berlari menyelamatkan diri setelah mendengar suara sirine pabrik berbunyi.

"Awalnya sirine berbunyi sekitar pukul 13.45 WIB, lalu saya melihat orang-orang berlarian sambil berteriak 'banjir rob, banjir rob', tanpa pikir panjang saya langsung mematikan mesin lalu ikut menyelamatkan diri," kata perempuan warga Kebonharjo itu.

4. Ganjar Turun Tangan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan jajarannya akan melakukan penanganan cepat terkait banjir rob yang melanda kawasan Tanjung Emas, Semarang.

Kata dia, penanganan akan dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota wilayah yang terdampak.

"Kita siapkan evakuasi dan tempat pengungsi," tulis Ganjar melalui akun twitter pribadinya.

5. Tertinggi Sejak 20 Tahun Terakhir

BMKG mengatakan pasang air laut di Pantura menjadi yang tertinggi sejak pengamatan tahun 2002 atau 20 tahun lalu. Pasang air laut ini yang menjadi penyebab terjadinya banjir pesisir atau banjir rob di wilayah Pantura.

“(Kejadian) rob kemarin yang menimbulkan bencana memang kalau dari analisa kami itu hubungan antara dua itu adanya pasang dan gelombang tinggi,” kata Kepala Stasium Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retno Widyaningsih saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (24/5/2022).

Retno mengatakan tinggi pasang air laut sudah mencapai 210 cm. Dan ini merupakan tertinggi sepanjang pengamatan tahun 2002 lalu.

“Di kami, jam 15 sampai 16 tercatat pasangnya sudah 210 cm. Ini menjadi pasang tertinggi sepanjang kami pernah melakukan pengamatan dari tahun pengamatan 2002. Jadi, 20 tahun kami mengamati pasang itu ini yang paling tinggi,” kata Retno.

6. Sebanyak 8.000 KK Terdampak

Polisi menyebutkan setidaknya 8.000 ribu kepala keluarga terdampak banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

"Masyarakat yang terdampak sekitar delapan ribu KK," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudussy saat dikonfirmasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini