Share

Menko PMK Kenang Almarhum Achmad Yurianto: Pekerja Keras dan Periang

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 22 Mei 2022 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 337 2598211 menko-pmk-kenang-almarhum-achmad-yurianto-pekerja-keras-dan-periang-uJLJvNE7Dm.jpg Achmad Yurianto dan Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : MPI/Kemenko PMK)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ikut berduka atas wafatnya mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 Achmad Yurianto pada Sabtu 21 Mei 2022, malam.

Muhadjir membagi kenangannya bersama almarhum Achmad Yurianto yang kini menjadi Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan itu. Dia menceritakan, telah mengenal almarhum sejak masih menjabat sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19.

Kemudian hubungannya terus berlanjut sampai almarhum menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang merupakan badan di bawah koordinasi Kemenko PMK.

Menurut Muhadjir, almarhum Achmad Yurianto adalah sosok dokter yang cerdas, tegas, dan pekerja keras. Dia juga lugas dalam menyampaikan pandangannya-pandangannya. Karenanya, Muhadjir tak heran almarhum sempat dipilih menjadi Juru Bicara Satgas Covid-19.

“Beliau memiliki background akademik yang cukup bagus. Kemudian tentu saja karena militernya orangnya tegas, kalau menyampaikan pandangannya sangat tangkas karena itu dipercaya sebagai Jubir Covid-19. Menurut saya beliau seorang yang pekerja keras,” ujar Muhadjir lewat keterangan tertulis yang diterima, Minggu (22/5/2022).

Dia juga menceritakan pertemuannya terakhir dengan almarhum Achmad Yurianto. Dia bertemu dalam acara peluncuran Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diadakan di Kantor Kemenko PMK pada bulan Februari silam.

“Waktu itu sekitar 2 bulan lalu saya undang ke kantor. Waktu launching Inpres tentang Jaminan Sosial Kesehatan. Saya masih sempat ngobrol,” ucapnya.

Muhadjir merasa kehilangan almarhum Achmad Yurianto. Menurutnya, almarhum selalu ceria dan tidak menunjukkan adanya penyakit yang parah.

“Saya benar-benar kehilangan. Almarhum adalah sosok pekerja keras. Saya selama ini tidak tahu kalau beliau mengidap penyakit. Karena tanda-tandanya. Beliau selalu periang. Artinya tidak ada tanda-tanda gelisah atau sakit,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Achmad Yurianto meninggal dunia sekitar pukul 18.50 WIB di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Sabtu, 21 Mei 2022. Mendiang Achmad Yurianto sempat menjalani perawatan terkait kanker usus. Rencananya jenazah Achmad Yurianto akan dimakamkan di TPU di sekitar rumah duka pada Minggu, 22 Mei 2022 sekitar pukul 08.00 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini