Share

Wiku: Achmad Yurianto Seorang Pejuang Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 22 Mei 2022 06:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 337 2598147 wiku-achmad-yurianto-seorang-pejuang-covid-19-sabaKAlbbE.jpg Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)

JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebut mantan Jubir Satgas Covid-19 Achmad Yurianto yang meninggal dunia, Sabtu 21 Mei 2022 sebagai seorang pejuang Covid-19.

“Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun. Baru saja saya mendapat kabar atas meninggalnya Bapak dr. Achmad Yurianto, MARS yang juga merupakan Juru Bicara Covid-19 periode Maret-Juli 2020,” ujar Wiku dikutip dari akun media sosial pribadinya, Minggu (22/5/2022).

BACA JUGA:Achmad Yurianto Dikenal Tetangga sebagai Sosok Pejabat Sederhana yang Tak Neko-Neko 

Yuri sapaan akrabnya bekerja selama 140 hari pada awal pandemi Covid-19 yakni pada Maret hingga Juli 2020. Dia terus menyampaikan pesan dari pemerintah mengenai penanganan Covid-19. “Selama 140 hari terus menerus secara disiplin menyampaikan pesan resmi pemerintah di media center Gugus Tugas Penanganan Covid di BNPB. Beliau adalah seorang pejuang Covid,” kata Wiku.

 

Sama-sama lahir di kota yang sama di Malang, Jawa Timur, Wiku pun mengungkapkan jika Yuri sudah dianggap sebagai saudara sendiri. “Sama-sama berasal dari Kota Malang dan senior saya saat sekolah di SMA 3 Malang, Pak Yurianto sudah saya anggap sebagai saudara sendiri karena beliau adalah sahabat kakak saya yang sering belajar dan bermain di rumah saya pada saat SMA,” katanya.

“Beliau merupakan tokoh yang sangat luar biasa. Disaat Indonesia baru saja dilanda Covid-19, beliau menjadi garda terdepan pagi, siang, dan malam mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik serta menyampaikan strategi penanganan pandemi,” ungkap Wiku.

BACA JUGA:Achmad Yurianto Akan Dimakamkan Secara Militer 

Tidak lupa, Wiku juga berterima kasih atas dedikasi dan perjuangan Yuri selama ini. Khususnya, saat dia menjadi jubir pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan Bapak selama ini. Semoga kisah-kisah perjuangan beliau dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Semoga Allah menerima semua amal ibadah beliau dan mengampuni segala kekhilafannya, dan memberikan kekuatan lahir dan batin untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah memberi tempat terbaik disisiNya. Aamiin YRA,” tutup Wiku.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini