Share

Anwar Abbas Sebut LGBT Bisa Bikin Manusia Punah dalam 150 Tahun

Widya Michella, MNC Media · Minggu 22 Mei 2022 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 337 2598110 anwar-abbas-sebut-lgbt-bisa-bikin-punah-manusia-dalam-150-tahun-mcgKumuGsr.jpg Anwar Abbas (Foto: Antara)

JAKARTA - Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan sekaligus Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menyebut LGBT bakal bikin punah manusia dalam 150 tahun yang akan datang.

Hal ini dikarenakan mustahil bagi laki-laki kawin dengan laki-laki atau perempuan kawin dengan perempuan akan melahirkan anak.

"Jadi, kalau penduduk bumi saat ini sekitar 8 miliar, bila mereka melakukan perkawinan sejenis. Maka, sudah bisa diperkirakan 150 tahun yang akan datang tidak akan ada seorang pun anak manusia di muka bumi ini," kata Anwar dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu (21/5/2022).

"Jadi praktik LGBT ini merupakan praktik yang anti manusia dan kemanusiaan karena bisa menyebabkan punahnya manusia di atas dunia ini," tuturnya.

Ketua PP Muhammadiyah ini juga menanggapi tindakan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta yang mengibarkan bendera LGBT. Hal ini dalam rangka memperingati Hari Anti-Homofobia pada 18 Mei 2022. Menurutnya, hal itu sangat tidak menghormati Indonesia.

"Muhammadiyah sangat menyesalkan sikap Kedubes Inggris yang tidak menghormati Negara Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera LGBT," ujar Anwar.

Anwar mengatakan, seharusnya pemerintah Inggris memahami bahwa bangsa Indonesia memiliki falsafah Pancasila yang sangat menghormati nilai-nilai dari ajaran agama. Menurutnya, tidak ada satu agama pun dari 6 agama yang diakui Indonesia mentolerir praktik LGBT, apalagi agama Islam yang merupakan agama mayoritas penduduk di negeri ini.

"Muhammadiyah melihat praktik LGBT itu bukanlah merupakan hak asasi manusia. Dia merupakan perilaku menyimpang yang bisa diobati dan diluruskan. Oleh karena itu, negara harus hadir membantu mereka untuk bisa keluar dari perilaku yang tidak terpuji tersebut," kata dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini