Share

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Ketum PBNU: Bukan Urusan Kita!

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 20 Mei 2022 22:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 337 2597712 kedubes-inggris-kibarkan-bendera-lgbt-ketum-pbnu-bukan-urusan-kita-QRxTT52PvQ.jpg Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Foto: Widya M)

JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta mengibarkan bendera LGBT untuk memperingati Hari Anti-Homofobia pada 18 Mei 2022.

Menurut Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf, hal itu bukan urusan organisasi PBNU dan merupakan hak dari kedutaan besar tersebut.

"Silakan urusan mereka, bukan urusan kita," kata Gus Yahya usai mengisi sambutan Konbes NU 2022, di Jakarta, Jumat (20/05/2022).

BACA JUGA:Terkait LGBT, Mahfud MD Pertanyakan Pendapat Ahli Hukum yang Menyalahkan Pandangannya 

Untuk diketahui, Kedubes Inggris di akun Instagramnya @UKinIndonesia terlihat mengibarkan bendera warna warni dan menyatakan bahwa LGBT merupakan bagian dari hak asasi manusia.

"Inggris menyatakan bahwa hak LGBT+ adalah hak asasi manusia yang fundamental. Cinta itu berharga. Semua orang, di mana pun, harus bebas untuk mencintai siapa yang mereka cintai dan mengekspresikan diri mereka tanpa takut kekerasan atau diskriminasi," tulis Kedubes Inggris di Jakarta, dikutip, Jumat 20 Mei 2022.

 BACA JUGA:Mahfud MD Jelaskan Perbedaan Larangan HTI & FPI dengan LGBT

Selain itu, Kedubes Inggris turut mendesak masyarakat internasional memberantas diskriminasi, termasuk berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender, dan untuk mempromosikan keberagaman dan toleransi.

"Kami mendesak negara-negara untuk mendekriminalisasi hubungan seks yang sama, dan untuk memperkenalkan undang-undang yang melindungi LGBT+ orang dari segala bentuk diskriminasi," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini