Share

Presidensi G20, Kominfo Optimalkan Komunikasi Publik ke Luar Negeri

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 20 Mei 2022 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 337 2597689 presidensi-g20-kominfo-optimalkan-komunikasi-publik-ke-luar-negeri-d6H0RTfgRT.jpg Ilustrasi Presidensi G20 (Foto: Setkab)

BOGOR - Presidensi G20 Indonesia merupakan bagian dari Nation Branding di dunia. Di tengah kampanye masif di dalam negeri terkait Presidensi G20, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga mengoptimalkan komunikasi publik ke luar negeri.

"Strateginya adalah bagaimana kita menarik perhatian masyarakat internasional melalui media massa. Kita harus memikirkan taktik agar Presidensi G20 menarik perhatian media massa internasional dan juga menarik perhatian masyarakat," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong dalam keterangannya, Jumat (20/5/2022).

Usman menjelaskan, pihaknya melakukan strategi media briefing kepada media-media internasional yang memiliki perwakilan di Jakarta atau di Indonesia. Kominfo juga telah mengirimkan berbagai press release kegiatan Presidensi G20.

Baca juga: Delegasi G20 Dukung Empat Agenda Prioritas Indonesia di Bidang Pendidikan

Berdasarkan pantauan Kominfo, press rilis ataupun peliputan yang diberitakan oleh media asing untuk event-event tertentu memang sangat masif. Misalnya stasiun televisi dalam jaringan Asia Pasifik Broadcasting Union dan European Broadcasting Union, beberapa diantara diantaranya menyiarkan perhelatan ataupun pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral.

Baca juga: Tekanan Inflasi RI Lebih Ringan dibanding Argentina 58%, Turki 70% dan Brazil 12,1%

Sementara itu, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menambahkan, pemerintah harus kreatif, mengemas isu-isu G20 menjadi informasi yang menarik sehingga memantik ketertarikan media-media internasional. Berbagai strategi komunikasi publik, seperti pemanfaatan platform-platform digital menurutnya harus dilakukan secara optimal.

"Kita harus semakin sering berinteraksi dengan media, agar mereka tertarik untuk terus memberikan pemberitaan terhadap G20. Bisa juga kita mengoptimalkan peran Kantor Perwakilan di masing-masing negara peserta G20 untuk menjadi corong komunikasi kita agar media luar meliput kegiatan dan isu-isu yang berkembang selama perhelatan presidensi G20," ujar Faizahsyah.

Baca juga: Presidensi G20 Harapan UMKM dan Ekonomi RI di Tahun Ini

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini