Share

Tak Ada Pemenang dalam Perang, Gubernur Lemhannas Kutip Lagu Russians Milik Sting

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 20 Mei 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 337 2597354 tak-ada-pemenang-dalam-perang-gubernur-lemhannas-kutip-lagu-russians-milik-sting-AincDdMD0p.jpg Gubernur Lemhanas, Andi Widjajanto (foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Gubernur Lemhannas RI, Andi Widjajanto mengutip lagu Sting berjudul Russians saat Orasi Ilmiah berjudul “Geo V” sebagai rangkaian peringatan HUT ke-57 Lemhannas RI di ruang Dwiwarna Purwa pada 19 Mei 2022.

“Tidak ada pemenang dalam perang, dan dunia akan selamat kalau Rusia juga mencintai anak-anaknya,” kata Andi.

 BACA JUGA:Lemhanas: Tingkatkan Semangat Dalam Bekerja

Lagu Sting berjudul Russian itu menjadi backsound dalam paparan audio visual Andi Widjajanto untuk menjelaskan geopolitik 5.0. dan berbagai literatur geopolitik dikenal dunia saat ini.

“Geopolitik 5.0 atau ‘Geo V’, dibaca five tapi juga dibaca V yang bermakna ‘victory’. Victory atau kemenangan untuk memastikan kemenangan kita menuju 2045,” sambungnya.

 BACA JUGA:Gubernur Lemhanas: Agent of Change Perkuat Wawasan kebangsaan

Selain mengutip Sting, Andi juga menunjukan grafis perang. “Tadi ada grafis misalnya tentang Surabaya tapi bambu runcing melawan Star Wars. Itu satu warning agar jangan sampai negara lain lompat menuju perang siber lalu kita tidak bergerak dari era-era sebelumnya,” kata Andi.

Menurut Andi, permasalahan utama saat ini adalah kurangnya “sense of crisis” padahal saat ini Indonesia dan dunia ada dalam situasi krisis.

“Tantangan terbesar kita ada di alokasi sumber daya, baik yang sifatnya finansial maupun sumber daya yang sifatnya pembangunan human capital,” lanjut Andi.

Andi menyebutkan, proyeksi geopolitik ini diperlukan untuk memposisikan Indonesia sebagai kekuatan regional pada 2045.

“Narasi Geo V dirumuskan dengan satu tujuan yakni menegaskan lompatan strategis yang harus dilakukan Indonesia di lima ranah pertarungan, yaitu demokrasi, ekonomi hijau, ekonomi biru, transformasi digital, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara,” jelas Andi.

Lompatan ini penting dilakukan agar kapasitas Indonesia untuk melakukan proyeksi geopolitik bisa meningkat tajam dari kapasitas yang ada saat ini menuju kapasitas Geo V yang menempatkan Indonesia menjadi kekuatan regional di tahun 2045.

Untuk itu, mantan Sekretaris Kabinet itu menekankan kembali perlunya kesadaran bahwa saat ini adalah situasi krisis.

“Ya berusaha agar pertama-tama kita benar-benar bisa mengantisipasi krisis pada dasarnya kita sekarang berada dalam era krisis karena pandemi Covid 19, kalau ada krisis karena perang Rusia Ukraina,” tegas Andi.

Menurutnya, perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina adalah kemunduran kembali di tahun 60 dan 70-an. Ketidaksadaran situasi sedang krisis ini berdampak pada tidak adanya inovasi.

“Kita melakukan bisnis as usual, tidak berusaha mencari terobosan tidak berusaha untuk stop dulu karena bisnis as usual sudah jelas-jelas gagal. Di situ adalah masalah pertama masalah utama masalah dasar dalam pengelolaan krisis tidak sadar bahwa kita sedang masuk dalam krisis,” jelas Andi.

Untuk itulah, peran Lemhannas RI dalam memberikan kajian-kajian yang memberikan indikasi secara cepat, termasuk memberikan peringatan secara dini kalau memang risiko-risiko yang perlu dianalisis pada bereskalasi, bermanifestasi menjadi krisis.

Selain orasi ilmiah, pada waktu bersamaan Lemhannas RI juga melakukan peluncuran 57 buku karya alumni Lemhannas RI.

“Tidak hanya 57 buku, tapi sebenarnya lebih. Angka 57 ini mencocokan dengan peringatan HUT ke-57 Lemhannas RI,” lanjut Mayjen TNI MS Fadhilah. Melalui orasi ilmiah dan peluncuran buku Lemhannas RI mampu melahirkan ide-ide segar dan pemikiran yang strategis dalam membangun negeri guna terciptanya Indonesia emas yang maju berdaya saing adil dan sejahtera.

Buku-buku ini adalah buah karya dari 34 penulis yang merupakan keluarga besar Lemhannas RI, terdiri dari Tenaga Pengajar, Tenaga Pengkaji, Tenaga Profesional, staf, peserta PPRA 63, alumni pendidikan, dan IKAL Kebangsaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2012-2014 Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, S.I.P., M.M., Wakil Gubernur Lemhannas RI periode 2019-2022 Marsdya TNI (Purn) Wieko Syofyan, Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono, Wakil KASAD Letjen TNI Agus Subiyanto, Wakil KASAL Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Asisten Personel KASAU Marsda TNI Elianto Susetio, Wakil Kalemdiklat Polri Irjen Pol Dr. Eko Budi Sampurno, M.Si., Wakil Ketua Umum I IKAL Dr. Ir. Mustafa Abubakar, M.Si., Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si., Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Mayjen TNI Sugeng Santoso, S.I.P., Deputi Pengkajian Strategis Prof. Dr. Ir. Reni Mayerni, M.P., Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Laksda TNI Prasetya Nugraha, S.T., M.Sc.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini