Share

Asal Usul Nama Ken Arok Pendiri Kerajaan Singasari

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 20 Mei 2022 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 337 2597122 asal-usul-nama-ken-arok-pendiri-kerajaan-singasari-wm0g1LsEoV.jpg Ken Arok

KEN AROK merupakan raja pendiri Kerajaan Singasari yang berkuasa di wilayah Tumapel. Ken Arok nekat memberontak ke Kerajaan Kediri yang sebelumnya yang menguasai Tumapel. Namun, di balik keberaniannya Ken Arok konon memiliki asal-usul yang jelas.

Ken Arok saat bayi sempat dibuang oleh kedua orang tuanya hingga akhirnya ditemukan perampok bernama Lembong. Lambat laut saat Ken Arok mulai tumbuh remaja, ia berguru ke seorang pendeta agama Hindu bernama Lohgawe.

Saat berguru dengan Lohgawe inilah kecerdasan Ken Arok terlihat. Ia tampak lebih unggul dibandingkan murid-murid Lohgawe yang lebih lama berguru padanya. Konon karena kecerdasannya inilah Lohgawe akhirnya memberikan nama Ken Arok.

Menguutip buku "Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan" dari Muhammad Syamsuddin, nama Ken bukanlah nama aslinya, melainkan julukan atau gelar kehormatan. Namun, julukan itu bukan karena silsilah, melainkan lantaran keluhuran budinya.

Gelar kehormatan ini diberikan kepada seseorang karena kemuliaan atau keluhuran budi pekertinya. Kemudian kata Arok merupakan pemberian dari seorang brahmana bernama Dang Hyang Lohgawe.

Dikisahkan pemberian nama ini diberikan setelah ia mampu dan berani mengutarakan pendapat, pengetahuan dan kritiknya terhadap kaum brahmana. Padahal Ken Arok datang dari golongan sudra atau kasta terendah dalam agama Hindu.

Ken Arok dikisahkan pernah memberikan pengetahuan dan kritiknya di hadapan gurunya di tengah para santri lain yang juga sama-sama berguru kepada Lohgawe. Kata Arok adalah nama yang berarti 'pembangun'. Ketika ia diberi nama oleh mahagurunya ini menandakan bahwa Arok telah lulus sebagai brahmana.

Meski dalam waktu yang tergolong singkat, Arok berhasil lulus dengan capaian cukup tinggi. Ken Arok berhasil lulus mendahului para murid" lainnya yang terlebih dahulu menimba ilmu ke Lohgawe.

Sejak dinyatakan lulus inilah, Lohgawe memperbolehkan Arok meninggalkan dirinya. Namun, Lohgawe berpesan kepada Arok untuk tetap sementara tinggal bersamanya lantaran akan berbicara beberapa hal. Lohgawe bermaksud hendak menggalang persekutuan dengan kaum brahmana. Melalui persekutuan inilah kelak membuat Ken Arok mendapat legitimasi etis dari kaum brahmana untuk melakukan tindakan politiknya.

Menurut Lohgawe, Ken Arok ini adalah murid yang cerdas, gesit, tangkas, dan ingatannya sangat kuat. Selain itu, Arok dikenal dengan seseorang yang berani, tabah, dan kuat menghadapi beragam gejolak dan tantangan hidup. Kendati baru sebentar berguru ke Lohgawe, Arok sudah memiliki pengetahuan yang tinggi melampaui para murid yang belajar di padepokan Lohgawe.

Sebelum berguru ke Lohgawe, Arok pernah berguru kepada Mahaguru Tantripala. Oleh guru pertamanya, ia diberi sebuah gulungan lontar yang berisi catatan mengenai sejarah Arok. Gulungan ini tidak pernah dibacanya hingga lontar itu diberikan kepada Lohgawe.

Namun, ketika Arok telah lulus menjadi brahmana, gulungan itu diberikan kembali kepadanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini