Share

Kisah Bule Swiss Pilih Tinggal di Kampung dan Jualan Ikan di Pangandaran

Alyssa Nazira, Okezone · Kamis 19 Mei 2022 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 337 2596846 kisah-bule-swiss-pilih-tinggal-di-kampung-dan-jualan-ikan-di-pangandaran-ogMx3nqkFo.jpg Tangkapan Layar Media Sosial Petualangan Alam Desaku

INDONESIA menjadi negara yang kaya akan kebudayaan, sumber daya alam yang melimpah dan keindahan alam yang dapat memanjakan mata. Masyarakatnya yang dikenal ramah dan murah senyum juga membuat turis asing tertarik dengan Indonesia.

(Baca juga: Viral! Miss Estonia 2022 Sebut Polisi di Bali Korupsi dan Habiskan Uang Turis)

Tidak sedikit Warga Negara Asing (WNA) yang tertarik dan jatuh cinta kepada Indonesia, bahkan banyak dari mereka yang pada akhirnya memilih untuk menetap di Indonesia. Michael menjadi salah satu WNA yang tertarik dengan Indonesia.

Melansir channel Petualangan Alam Desaku, pria berkewarganegaraan Swiss ini memilih tinggal di salah satu kampung di Indonesia dan rela menjadi penjual ikan. Bule asal Swiss ini tinggal di Kampung Golempang, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Michael ternyata juga fasih berbahasa Indonesia dan Sunda.

Berawal sebagai seorang petani, pada akhirnya Michael memilih untuk berjualan ikan dan membuka usaha kecil-kecilan, yaitu warung makan ikan bakar.

Biasanya di pagi hari Michael bersiap-siap untuk berangkat ke tempat penjualan ikan segar langganannya yang berjarak 15 kilometer dari rumahnya. Di sana Michael biasa memilih sendiri ikan yang berada di kolam.

Kemudian seluruh ikan yang telah ia beli tersebut akan dimasukkan ke dalam kantong plastik besar yang telah diisi oksigen, lalu ia susun kantong-kantong tersebut di sisi kanan dan kiri motornya untuk dibawa pulang. Ikan-ikan tersebut pun ia jual di rumahnya.

Michael biasa melayani sendiri para pembeli yang dating untuk membeli ikan, baik mentah maupun yang telah dibakar. Ada pembeli yang membeli ikan yang sudah dibakar, namun ada juga yang hanya meminta untuk dibersihkan saja ikannya.

Untuk membersihkan sisik ikan tersebut, Michael biasanya menggunakan sendok karena menurutnya menggunakan sendok lebih mudah, tidak licin dan tidak berbahaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini