Share

Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Minyak Goreng

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 19 Mei 2022 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 337 2596814 kejagung-periksa-3-saksi-terkait-dugaan-korupsi-minyak-goreng-TOut9CyqZu.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa tiga orang saksi terkait kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya.

"(Pemeriksaan saksi) untuk lima orang tersangka yaitu IWW, MPT, SM, PTS, dan LCW alias WH," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana kepada awak media, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

 BACA JUGA:Jaksa Agung Ingin Fokus Selidiki 3 Perusahaan Penikmat Izin Ekspor Minyak Goreng

Adapun saksi yang diperiksa yakni, APP selaku Analis PT Independent Research & Advisory Indonesia. Lalu, MW selaku Analis PT Independent Research & Advisory Indonesia. Dan YB selaku Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia, Tbk.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022," ujar Ketut.

 BACA JUGA:Serahkan BLT Minyak Goreng di Bogor, Jokowi: Kalau Ada Sisa Bisa untuk Menambah Modal Usaha

Dalam kasus izin ekspor ini, Kejagung awalnya menetapkan empat tersangka. Mereka adalah, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana, lalu Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia MPT, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) SM, dan General Manager di Bagian General Affair PT. Musim Mas PTS.

Terbaru, Kejagung juga menetapkan Lin Che Wei (LCW) dalam perkara tersebut. Ia diduga memiliki peran bersama dengan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) memuluskan pemberian izin ekspor ke beberapa perusahaan.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini