Share

UAS Ditolak Masuk, PA 212 Minta Singapura Minta Maaf Bila Tak Ingin Didemo

Ari Sandita Murti, Sindonews · Kamis 19 Mei 2022 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 337 2596469 uas-ditolak-masuk-pa-212-minta-singapura-minta-maaf-bila-tak-ingin-didemo-cvi5OR6om0.jpg Ustadz Abdul Somad (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin meminta agar Kedubes Singapura menarik pernyataannya yang menyebutkan alasan penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) karena dia telah memberikan ajaran ekstremis dan meminta maaf pada masyarakat Indonesia.

"Singapura harus meminta maaf pAda umat islam Indonesia kalau tidak juga kami akan meminta pemerintah Indonesia segera putuskan hubungan diplomatik dan kepada rakyat Indonesia untuk memboikot produk Singapore serta untuk tidak ke Singapore," ujarnya pada wartawan, Kamis (19/5/2022).

 Baca juga: Seperti UAS, Ketua MUI Cholil Nafis Mengaku Juga Pernah Diusir Imigrasi Singapura

Menurutnya, PA 212 bisa saja turun ke jalanan melakukan aksi damai di Kedubes Singapura untuk memberikan peringatan pada Singapura untuk tidak coba-coba menghinakan ulama Indonesia. Pasalnya, pendeportasian UAS itu dilakukan Singapura dengan alasan yang mengada-ada.

Baca juga:  UAS Ditolak Masuk Singapura, Mahfud MD: Kita Tidak Boleh Ikut Campur Kedaulatan Negara Lain

"Negara Indonesia harus hadir, khusus Kemenlu untuk memberikan peringatan kepada Singapore karena selama siapa saja yang berada di Singapore selama menjadi WNI wajib mendapat perlindungan dari pemerintah negara Indonesia," tuturnya.

Dia menambahkan, perlindungan WNI yang ada di negara lain, termasuk Singapura itu termaktub dalam undang-undang nomor 37 tahun 1999. Apalagi, persoalan yang menimpa UAS itu merupakan masalah yang sensitif sehingga manakala tidak ada upaya pemerintah untuk hadir membela warganya, patut diduga ada pemufakatan busuk di dalamnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini