Share

Tahan Lin Che Wei di Rutan Salemba, Kejagung: Dia Ikut Kondisikan Pemberian Izin Ekspor CPO

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 18 Mei 2022 05:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 337 2595781 tahan-lin-che-wei-di-rutan-salemba-kejagung-dia-ikut-kondisikan-pemberian-izin-ekspor-cpo-w3No6ESfJp.jpg Kejagung (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan tersangka Lin Che Wei (LCW) di rumah tahanan (Rutan) Salemba Jakarta Pusat. Dia jadi tersangka diduga diperbantukan untuk ikut mengkondisikan pemberian izin ekspor pada beberapa perusahaan untuk minyak goreng atau crude palm oil (CPO).

Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan bahwa Lin ditahan di Rutan Salemba Jakarta Pusat. Dia ditahan selama 20 hari terhitung sejak 17 Mei 2022 sampai 05 Juni 2022.

Ketut menjelaskan bahwa Lin selaku pihak swasta yang diperbantukan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) untuk memuluskan pemberian izin ekspor ke beberapa perusahaan.

"Tersangka bersama-sama dengan Tersangka IWW mengkondisikan pemberian izin persetujuan ekspor di beberapa perusahaan," kata Ketut, Rabu (18/5/2022).

Dalam kasus ini tersangka disangka melanggar Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: Jadi Tersangka, Ini Peran Lin Che Wei dalam Korupsi Minyak Goreng

Dalam kasus izin ekspor ini, Kejagung telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana, lalu Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia MPT, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) SM, dan General Manager di Bagian General Affair PT. Musim Mas PTS.

Baca juga: Ini Penampakan Tersangka Baru Kasus Korupsi Minyak Goreng

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini