Share

Bareskrim Perpanjang Masa Tahanan Fakarich Cs, Guru Trading Indra Kenz

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 17 Mei 2022 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 337 2595310 bareskrim-perpanjang-masa-tahanan-fakarich-cs-guru-trading-indra-kenz-QnUYyhIvFg.jpeg Fakarich/Instagram

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) memperpanjang masa penahanan dari tiga tersangka kasus dugaan penipuan Aplikasi Binomo.

(Baca juga: Jadi Tersangka, Ini Koleksi Mobil Mewah Fakarich Guru Trading Indra Kenz)

Ketiga tersangka itu adalah, Fakarich alias Fakar Suhartami Pratama yang merupakan guru trading Indra Kenz. 

Sedangkan dua lainnya adalah Wiky Mandara Nurhalim dan Brian Edgar Nababan. Ketiganya ditambah masa penahanan bui sepanjang 40 hari kedepan.

"Tersangka FSP dilakukan perpanjangan penahanan 40 sejak tanggal 25 April sampai dengan 3 Juni," kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Chandra Sukma Kumara saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Sementara, tersangka Wiky Mandara Nurhalim diperpanjang penahanannya selama 40 hari, sejak 17 April hingga 5 Juni.

(Baca juga: Fakarich Guru Indra Kenz Buka Kelas Privat Trading dengan Tarif Rp5 Juta)

"Tersangka BEN telah dilakukan perpanjangan penahanan 40 hari dari tanggal 21 April 2022 sampai 30 Mei," ujar Chandra.

Diketahui, dalam perkara ini, penyidik menemukan adanya aliran dana Rp1,9 miliar dari Indra Kesuma alias Indra Kenz ke Fakarich alias Fakar Suhartami Pratama, terkait Aplikasi Binomo.

Follow Berita Okezone di Google News

Bareskrim Polri menyatakan bahwa Aplikasi Binomo masuk ke Indonesia 'diotaki' oleh tersangka Brian Edgar Nababan. Brian Edgar pernah bergabung dengan perusahaan bernama Rusia 404 Group yang memiliki hubungan kerjasama khusus dengan Binomo.

Sedangkan, Wiky Mandara Nurhalim merupakan admin grup Telegram member Aplikasi Binomo dari Indra Kesuma alias Indra Kenz. Ia diduga telah menerima aliran dana sebanyak Rp308 juta.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini