Share

Mengenal Fenomena Alam atau Cuaca yang Ada di Indonesia

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 17 Mei 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 16 337 2595056 mengenal-fenomena-alam-atau-cuaca-yang-ada-di-indonesia-X5DXpVTegb.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia dilanda cuaca panas dengan suhu hingga 36°C belakangan ini. Peristiwa suhu panas ini merupakan salah satu fenomena yang dialami Indonesia yang memiliki dampak signifikan. Berikut beberapa fenomena alam dan cuaca yang terjadi di Indonesia.

BACA JUGA: Perbedaan Fenomena El Nino dan La Nina yang Pengaruhi Cuaca Indonesia

1. La Nina 

Mengutip laman resmi BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika), La Nina merupakan keadaan di mana Suhu Muka Laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah jauh lebih dingin dibandingkan dengan kondisi normalnya. Efeknya, pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah mengalami pertumbuhan dan curah hujan di Indonesia otomatis berkurang. Selain itu, kondisi ini bisa pula menyebabkan banjir bandang, banjir, dan tanah longsor.

2. El Nino 

Memiliki keadaan yang berbeda dengan La Nina, El Nino adalah masa saat SML di Samudera Pasifik tengah mengalami pemanasan. Sehingga, pertumbuhan awan meningkat dan mengurangi curah hujan. El Nino mampu menyebabkan kekeringan di wilayah Indonesia. Bagi para petani, El Nino tentunya adalah momok menakutkan yang akan mengakibatkan efek domino, salah satunya adalah gagal panen. Selain itu, peluang kurangnya air bersih hingga kebakaran lahan juga terbuka lebar.

BACA JUGA: Ini Penjelasan BMKG Terkait Suhu Panas Terik hingga 36 Derajat di Indonesia

3. Fenomena Suhu Panas 

Masyarakat Indonesia kini tengah merasakan cuaca panas yang ekstrem. Bahkan, suhunya mencapai 36 derajat Celsius. BMKG menyatakan bahwa fenomena suhu panas ini dipicu karena posisi semu matahari yang telah sampai di wilayah utara ekuator. Hal ini menegaskan sebagian daerah di Indonesia akan memasuki musim kemarau.

Sementara itu, intensitas hujan akan berkurang diiringi dengan pertumbuhan awannya yang juga minim. Kondisi tersebut membuat sinar matahari di permukaan bumi bisa diterima maksimal. Tak heran jika suhu terik bisa dirasakan oleh masyarakat.

4. Siklon Tropis Indonesia 

BMKG menyebut, siklon tropis adalah fenomena berupa badai dengan kekuatan besar, dengan radius mencapai 150 hingga 200 km. Umumnya, siklon terbentuk di atas lautan dengan suhu permukaan air laut hangat. Suhu yang dimiliki rata-rata adalah 26,5 derajat Celsius. Angin kencang yang berputar memiliki kecepatan melebihi 63 km per jam.

Dalam penjelasannya, BMKG menginformasikan bahwa wilayah Indonesia sebenarnya tidak dilalui oleh lintasan siklon tropis. Sebab, posisinya berada di garis khatulistiwa. Namun kenyataannya, siklon tropis banyak juga terjadi di Indonesia dan mempengaruhi cuaca Tanah Air. Salah satunya adalah siklon Rosie yang ada di tahun 2008. Siklon ini terbentuk di bagian barat Banten. Ada pula siklon Kirrily yang ada di wilayah Kepulauan Aru.

5. Angin Muson 

Satu lagi fenomena alam yang sering terjadi di Indonesia adalah angin muson. Secara sederhana, angin ini dikenal pula sebagai angin pembalikan musim yang terjadi karena adanya perbedaan udara mencolok antara daratan dan samudera. Angin ini terbagi atas 2 jenis, yakni angin muson barat dan angin muson timur yang masing-masing memiliki dampak bagi Indonesia. Angin muson barat berefek mengakibatkan tanah longsor, gagal panen, dan menyulitkan nelayan saat melaut. Sementara itu, angin muson timur bisa meningkatkan peluang kebakaran hutan dan kesulitan mendapat air bersih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini