Share

Menkes Se-ASEAN Sepakat Dirikan Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular

Kiswondari, Sindonews · Minggu 15 Mei 2022 23:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 15 337 2594709 menkes-se-asean-sepakat-dirikan-pusat-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-dan-penyakit-menular-LSzLeAiBEB.jpg Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) se-ASEAN menyutujui pendirian Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN atau ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED).

"Kita setuju untuk membentuk ACPHEED. Intinya adalah pusat kerjasama ASEAN untuk menghadapi potensi adanya outbreak pandemi ke depannya," kata Menkes RI Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers di sela agenda 15th AHMM di Hotel Conrad, Bali, Sabtu (14/5/2022) sebagaimana rilis yang diterima media di Jakarta, Minggu (15/5/2022).

Terdapat 3 pilar untuk membentuk ACPHEED, Menkes Budi menyebutkan pilar-pilar tersebut antara lain pilar surveilans, deteksi, dan respons. Ada juga pilar manajemen risiko.

Adapun 3 negara yang sudah memberikan komitmen untuk masing-masing pilar tersebut adalah Vietnam, Thailand, dan Indonesia, menurutnya, 3 negara ini akan bekerja sama untuk mempersiapkan segalanya apabila ada potensi outbreak. Adanya ACPHEED akan mengintegrasikan protokol kesehatan yang ada di negara-negara anggota ASEAN.

"Itu nanti kita sinergikan. Kalau ada negara anggota ASEAN memiliki kasus pandemi yang sudah sangat turun, maka relaksasi dari prosesnya lebih tinggi dibandingkan negara lain yang kasusnya belum turun," ucap Menkes Budi.

Menkes Budi menjelaskan, ACPHEED berlaku secara ASEAN tapi kompetensi utamanya ada di 3 negara yakni Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Pasalnya, 3 negara tersebut yang mengajukan bahwa mereka mau memiliki kantor di Indonesia untuk salah satu dari kompetensi baik surveilans, deteksi, atau respons.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini