Share

Kiai Fakhrillah Meninggal Dunia, TGB: Beliau Sosok yang Ramah

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 14 Mei 2022 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 14 337 2594085 kiai-fakhrillah-meninggal-dunia-tgb-beliau-sosok-yang-ramah-RN7LYeWgjq.jpg TGB M. Zainul Majdi (Foto: MNC Portal)

BANGKALAN - Meninggalnya RKH Fakrillah Schal, Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan membuat ulama asal NTB, TGB HM Zainul Majdi kehilangan. Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini memiliki kesan tersendiri pada sosok almarhum.

“Kita tentu semua bertakziah untuk seluruh keturunan Syaikhina Cholil yang mendapatkan musibah, wafatnya (Kiai Fakhrillah Schal),” katanya, Sabtu (14/5/2022).

TGB mengatakan, dalam beberapa kesempatan berjumpa dengan almarhum, sosoknya suka menjamu tamu dan memberikan yang terbaik saat datang ke pondok pesantren.

“Itu bukan hanya hidangan makanan atau minuman. Lebih dari itu adalah sikap,” sambungnya.

Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini melanjutkan, keramahan ditunjukkan Kiai Fakrillah sejak masuk pintu gerbang pondok pesantren maupun pintu rumah. Sosoknya membangun keakraban.

Baca juga: Cerita Warga Berau Menunggu Kedatangan TGB Selama 9 Tahun

“Sehingga membuat saya waktu itu merasa seperti berada di tempat yang sering saya datangi. Merasa nyaman bertamu di kediaman beliau,” sambungnya.

Selain itu, lanjutnya, sosok almarhum juga periang dan suka bercanda. Sesuai cerita dari almarhum, rata-rata keturunan dari Syaichona Cholil memang suka bercanda.

Baca juga: TGB Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Berau Teladani Kiai Ahmad Dahlan

Ini tentu pelajaran, ramah, suka bercanda, dan membuat betah tamu dalam satu majelis itu hal yang diteladani.

“Tentu bercanda yang tak ada melanggar tuntunan agama. Beliau memberikan contoh sebagaimana disampaikan Nabi Muhammad, sebagai muslim selalu memberi kebahagiaan,” tambahnya.

Hari ini, pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil RKH Fakhrillah Bin Abdullah Schal meninggal dunia pukul 05.25 WIB.

Selain mengasuh pondok pesantren, kiai kharismatik ini yang mencetuskan Bangkalan kota zikir dan salawat. Almarhum adalah pendiri grup salawat Ahbabul Mustofanya.

Baca juga: Syukuri Kerukunan di Indonesia, TGB: Lihatlah Perang Rusia-Ukraina, Padahal Satu Suku Bangsa

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini