Share

KSPI Kota Tangerang Tegaskan Tidak Ikut Aksi May Day Fiesta 2022

Nandha Aprilia, MNC Media · Sabtu 14 Mei 2022 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 14 337 2593993 kspi-kota-tangerang-tegaskan-tidak-ikut-aksi-may-day-fiesta-2022-uF7GmiyX4U.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

TANGERANG - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Kota Tangerang memastikan tidak akan ikut aksi demo May Day Fiesta 2022 atau Hari Buruh tahun ini yang digelar Sabtu, (14/5/2022).

Ketua KSPSI dan Wakil Ketua KSPSI Provinsi Banten, TB Ali mengungkapkan bahwa para buruh di bawah aliansinya tidak turun untuk ikut aksi demo hari ini lantaran dirasa tidak memilki urgensi khusus.

“KSPSI terutama kota Tangerang, saya sebagai ketua tidak me-release kawan kawan untuk turun ke lapangan,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (14/5/2022).

 BACA JUGA:Peringati May Day di GBK dan DPR, Buruh Bawa 18 Tuntutan

Dijelaskan Ali, hal ini dilakukan lantaran tidak melihat adanya tuntutan yang dirasa begitu penting, hingga tidak harus sampai turun ke lapangan.

“Kita tidak turun, karena menginat tidak ada urgensi khusus tahun ini, belum ada,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, aksi demonstrasi hari ini mengusung nama May Day Fiesta 2022 dan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

 BACA JUGA:May Day Fiesta 2022, Polisi Minta Warga Hindari Kawasan GBK dan DPR

Pengamanan dilakukan, karena jumlah massa diperkirakan mencapai 60.000 peserta dan berasal dari wilayah Jabodetabek hingga Jawa Barat dan sekitarnya.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena juga membenarkan soal lokasi aksi massa. Dia mengungkap aksi di depan Gedung DPR RI berlangsung hanya satu jam.

"Ya jam 09.30 WIB ada sebagian massa sekitar 10 ribu ke depan DPR untuk menyuarakan aspirasinya," kata Andi saat dihubungi MNC portal, Jumat (13/5/2022).

Selanjutnya, massa bergeser ke GBK untuk menlanjutkan aksinya. Andi memperkirakan, sebanyak 67.200 Buruh akan memadati kawasan GBK.

"Hanya satu jam saja (aksi di depan DPR), setelah itu kita akan long march dari DPR ke GBK," ucap Andi.

"Karena kita khawatir kalau sampai 60 ribu orang yang hadir di jalan (di depan DPR), itu akan sangat menganggu masyarakat," sambungnya.

Total massa yang hadir, kata Andi, mencapai 67.200 orang saat berkumpul di GBK. Mereka terdiri dari empat elemen buruh berbeda yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini