Share

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy Resmi Jadi Tersangka Kasus Suap Izin Retail

Nur Khabibi, MNC Portal · Jum'at 13 Mei 2022 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 337 2593937 wali-kota-ambon-richard-louhenapessy-resmi-jadi-tersangka-kasus-suap-izin-retail-23n5R3vDUa.jpg Wali Kota Ambon, Richard saat keluar dari KPK (foto: dok MPI)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy sebagai tersangka dugaan suap pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail atau minimarket tahun 2020 di Kota Ambon.

"Berdasarkan bukti permulaan cukup dan kecukupan bukti maka KPK menetapkan saudara AR, saudara RLR dan saudara AEH sebagai tersangka," kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (13/5/2022).

 BACA JUGA:Dijemput Paksa, Wali Kota Ambon Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Tersangka AR disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat 1 a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf B atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor

Sedangkan tersangka RL dan AEH disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 dan atau pasal 12 B UU nomor 31 tahun 1999

 BACA JUGA:Suap Izin Alfamidi, KPK Jemput Paksa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy

Sebelumnya, Richard Louhenapessy dikabarkan telah berstatus sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diduga terjerat kasus dugaan suap pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail atau minimarket tahun 2020 di Kota Ambon.

Richard ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya yakni pegawai honorer Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berinisial AEH dan Kepala Perwakilan Regional Alfamidi berinisial A.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini