Share

Kasus Viral Blast, Bareskrim Total Sudah Periksa 35 Saksi

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 13 Mei 2022 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 337 2593665 kasus-viral-blast-bareskrim-total-sudah-periksa-35-saksi-vPSicRVVTp.jpg Bareskrim Polri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Tindak Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menyatakan telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus robot trading Viral Blast.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigen Ahmad Ramadhan menyebut, sampai saat ini total sebanyak 35 saksi dari berbagai pihak mulai dari staf Viral Blast hingga pihak bank telah diperiksa penyidik Bareskrim Polri.

“Total saksi yang telah dilakukan pemeriksaan untuk diambil keterangannya sampai saat ini sebanyak 35 orang dengan rincian sebagai berikut, saksi korban sebanyak 12 orang, saksi staf viral blast sebanyak 4 orang, saksi exchanger sebanyak 5 orang,” kata Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Jumat (13/5/2022).

BACA JUGA:Kasus Robot Trading Viral Blast, Polri Periksa Klub Persija, PS Sleman dan Madura United 

Ramadhan merinci, saksi perusahaan transfer dana crypto yang dilakukan pemeriksaan sebanyak empat orang. Kemudian, saksi pembelian aset sebanyak dua orang, saksi dari Bank BCA sebanyak satu orang dan saksi lainnya sebanyak tujuh orang.

Adapun saksi ahli yang telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik yakni sebanyak tiga orang dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

“Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi ahli yaitu ahli pidana, ahli dari kementerian perdagangan dan ahli Bappebti atau badan pengawas perdagangan berjangka komoditi,” ujar Ramadhan.

BACA JUGA:Polri Akan Periksa Manajer Klub Sepak Bola Terkait Robot Trading Viral Blast 

Lebih lanjut, Ramadhan menyatakan, saat ini penyidik masih terus melengkapi berkas perkara dari 3 orang tersangka kasus Viral Blast yakni berinisial RPW, ZH dan MU.

“Kemudian, akan dilakukan pemenuhan P-19 dan setelah dilakukan pemenuhan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum, tentunya berkas akan kita kembalikan kepada JPU yang direncanakan hari Jumat nanti tanggal 20 Mei 2022,” ucap Ramadhan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini