Share

KPK Limpahkan Berkas Korupsi Annas Maamun ke Pengadilan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 12 Mei 2022 22:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 337 2593334 kpk-limpahkan-berkas-korupsi-annas-maamun-ke-pengadilan-BKOlgKo6sy.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan surat dakwaan untuk mantan Gubernur Riau, Annas Maamun. Surat dakwaan serta berkas perkara korupsi Annas Maamun juga telah dilimpahkan tim jaksa ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru, hari ini.

"Hari ini, jaksa KPK Yoga Pratomo telah melimpahkan berkas perkara berikut surat dakwaan terdakwa Anas Maamun ke Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (12/5/2022).

BACA JUGA:KPK Cegah Wali Kota Ambon Bepergian ke Luar Negeri

Saat ini, tim jaksa tinggal menunggu jadwal sidang perdana dari Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk Annas Maamun. Annas Maamun bakal disidang terkait kasus dugaan suap Anggota DPRD dalam rangka pengesahan R-APBDP tahun 2014 dan R-APBD tahun 2015 untuk Provinsi Riau.

Lebih lanjut, kata Ali, kewenangan penahanan terhadap Annas Maamun juga beralih dari tim jaksa ke majelis hakim. Saat ini, Annas Maamun masih dititipkan penahanannya di Rumah Tahanan (Rutan) Gedung lama KPK Kavling C1, Jakarta Selatan.

"Selanjutnya menunggu penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan," katanya.

BACA JUGA:Kasus Dugaan Suap Pembangunan Gerai Retail, KPK Tetapkan Wali Kota Ambon Tersangka


Diketahui sebelumnya, KPK kembali menetapkan mantan Gubernur Riau, Annas Maamun sebagai tersangka. Kali ini, Annas Maamun dijerat sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengesahan RAPBD tahun 2014 dan 2015 untuk Provinsi Riau.

Annas Maamun diduga telah menyuap sejumlah Anggota DPRD Riau. Annas diduga menyuap DPRD Riau salah satunya berkaitan dengan usulan pergeseran anggaran perubahan untuk proyek pembangunan rumah laik huni.

Annas diduga telah menyuap mantan Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus dan anggota DPRD Riau lainnya senilai Rp900 juta. Uang suap Rp900 juta itu diberikan ke sejumlah Anggota DPRD Riau karena telah menyetujui usulan Annas Maamun.

Atas perbuatannya, Annas Maamun disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini