Share

BRIN: Hepatitis Bisa Sembuh Sendiri atau Menjadi Kanker Hati

Antara, · Kamis 12 Mei 2022 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 337 2593217 brin-hepatitis-bisa-sembuh-sendiri-atau-menjadi-kanker-hati-04CanDSRzp.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Penyakit hepatitis memiliki kondisi yang bervariasi. Dengan demikian, penderitanya dapat sembuh sendiri hingga menjadi kanker hati.

"Kondisi ini bervariasi, dapat sembuh sendiri (self-limiting) atau menjadi fibrosis (scarring), sirosis atau kanker hati,” kata Kepala Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Harimat Hendarwan, Kamis (12/5/2022).

Harimat menuturkan hepatitis adalah bentuk peradangan pada hati sebagai organ vital di dalam tubuh manusia yang antara lain berfungsi untuk memproses nutrisi, menyaring darah, detoksifikasi dan sintesa protein.

 BACA JUGA:Bocah 8 Tahun di Tamansari Jakbar Meninggal Diduga Terinfeksi Hepatitis Akut

Ketika hati mengalami peradangan atau kerusakan maka fungsi hati tersebut dapat terganggu.

Terdapat lima jenis virus hepatitis utama yang dikenal sebagai tipe A, B, C, D dan E. Kelima jenis virus tersebut mendapat perhatian yang besar karena berpengaruh terhadap beban penyakit dan kematian, serta potensinya untuk menjadi wabah dan penyebaran epidemi.

Bentuk umum dari penularan penyakit tersebut dapat melalui transfusi darah atau menerima darah/produk darah yang terkontaminasi, tindakan medis invasif menggunakan peralatan yang telah terkontaminasi, dan transmisi hepatitis B dari ibu pada bayi saat persalinan.

"Infeksi akut mungkin akan muncul dengan gejala minimal atau tanpa gejala, atau dengan sejumlah gejala seperti kulit dan mata berwarna kuning (jaundice), urin berwarna pekat, kelelahan ekstrem, mual, muntah dan nyeri abdomen," ujar Harimat.

Sementara hepatitis akut adalah kondisi peradangan atau inflamasi akut yang menyerang parenkim atau sel hepatosit pada hati, dengan masa inflamasi atau kerusakan sel hati berlangsung selama kurang dari enam bulan.

Hepatitis akut dapat disebabkan oleh infeksi yang disebabkan virus hepatitis (Hepatitis A, B, C, D, dan E), virus non hepatitis seperti virus Epstein-Barr (EBV), Cytomegalovirus (CMV), Herpes simplex virus (HSV), Coxsackievirus, Adenovirus, Dengue dan COVID-19, serta oleh bakteri, jamur dan parasit.

Penyebab hepatitis akut juga dapat bersifat non infeksi virus, seperti karena konsumsi alkohol, obat atau racun, autoimun, penyakit saluran hati dan turunan kehamilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini