Share

Menko PMK : Secara De Facto Indonesia Sudah Menuju Endemi

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 12 Mei 2022 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 337 2593126 menko-pmk-secara-de-facto-indonesia-sudah-menuju-endemi-7BlXrvJsUL.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy. (Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan saat ini Covid-19 menduduki peringkat 14 di antara penyakit-penyakit yang ada penyebab kematian di Indonesia. Paling tinggi, yaitu kanker, disusul jantung koroner, kemudian stroke.

“Sekarang kematian Covid itu bukan yang paling tertinggi dari di antara penyakit yang ada. Bahkan dari hasil survei kecil-kecilan yang dilakukan Kemenko PMK itu di peringkat 14,” ujar Muhadjir dikutip dari keterangannya, Kamis (12/5/2022).

Muhadjir mengatakan, saat ini penyakit yang paling tinggi menyumbangkan kematian di Indonesia yakni kanker. “Dari penyakit-penyakit yang ada, yang paling tinggi itu kanker, kancer ya, kancer kemudian ada jantung koroner, termasuk stroke, kemudian pneumonia nonspesifik, itu sekarang Covid ini yang meninggal sudah di peringkat 14,” katanya.

Sehingga, kata Muhadjir, Covid-19 kini bukan ancaman yang mematikan. Meskipun tegasnya harus tetap hati-hati. “Jadi sudah bukan lagi ancaman yang kalau meninggal masih, yang kena juga masih, dan kita juga tetap hati-hati karena juga masih mematikan,” tuturnya.

Melihat angka kematian yang turun drastis tersebut, Muhadjir mengatakan, hal ini bisa menjadi salah satu indikator secara de facto Indonesia bisa menuju fase endemi.

“Tetapi dari lihat dari beberapa indikator itu tadi. Itu sebetulnya de facto sudah menuju ke endemi,” tuturnya.

“Taruhannya adalah setelah Liburan ini, kalau setelah Idul Fitri 2 minggu atau 3 minggu nanti tidak ada kenaikan kasus, maka kita optimis segera masuk transisi ke endemi,” ujar Muhadjir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini