Share

Profil Paulus Waterpauw, Pj Gubernur Papua Barat yang Baru Dilantik Mendagri

Tika Vidya Utami, Litbang Okezone · Kamis 12 Mei 2022 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 337 2593005 profil-paulus-waterpauw-gubernur-papua-barat-yang-baru-dilantik-mendagri-9kWQo2Cpt1.jpg Paulus Waterpauw/Instagram/@pauluswaterpauw

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Drs Paulus Waterpauw menjadi Pj Gubernur Papua Barat 2022-2024, Kamis (12/5/2022).

Diketahui, Paulus menggantikan Dominggus Mandacan yang habis masa jabatannya.

Paulus lahir di Fakfak, Papua 25 Oktober 1963, sebelum dilantik menjadi Pj Gubernur Papua Barat, ia menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kemendagri sejak 21 Oktober 2021.

Ketika berusia 10 tahun, Paulus pindah dari Fakfak ke Surabaya. Ia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1987.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia mengawali karier di Polresta Surabaya Timur. Pada 2 Desember 1992, ia menjabat sebagai Kasat Intelpam Polres Mojokerto.

Paulus kemudian menjadi Kasat Ops Puskodalops Polda Kalimantan Tengah pada 27 Desember 1997.

Pada 2000, Paulus menjabat sebagai Kapolsek Menteng, Jakarta Pusat. Ia memiliki keterampilan dalam bidang intelijen hingga akhirnya ia ditugaskan di tanah kelahirannya, Papua.

Pada 2002, Paulus diangkat sebagai Kapolres Mimika. Tiga tahun kemudian, Paulus menjadi Kapolres Jayapura.

Karier Paulus pun semakin cemerlang ketika dirinya dilantik menjadi Kapolda Papua Barat pada 2014.

Di tahun berikutnya, yakni pada 2015, Paulus dilantik menjadi Kapolda Papua. Pada 2 Juni 2017, Paulus dilantik menjadi Kapolda Sumatera Utara.

Usai menjadi Kapolda Sumatera Utara, Paulus menjadi Analis Kebijakan Utama bidang Sespimti Sespim Lendiklat Polri.

Pada 2019, ia kembali ditugaskan menjadi Kapolda Papua.

Tito Karnavian mengatakan bahwa dipilihnya Paulus telah sesuai dengan usulan dari majelis masyarakat Papua dan lembaga masyarakat lainnya.

"Paulus Waterpauw ini kan usulan dari majelis rakyat Papua, juga usulan dari beberapa lembaga-lembaga yang ada di sana," ujar Tito kepada wartawan di Gedung Kemendagri, Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Tito pun yakin dengan kapabilitas yang dimiliki oleh Paulus Waterpauw dan dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi, khususnya terkait penolakan otonomi khusus jilid 2 dan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB).

"Kita juga tahu dia memiliki track record di sana, dia pernah menjadi Kapolda Papua, pernah jadi Kapolda Papua Barat sendiri dan yang penting Beliau putra Papua, orang asli Papua," kata Tito.

"Dengan segala pengalamannya, kemampuan akademik, jam terbang, kita harap bisa jaga stabilitas politik dan pertahanan di Papua," tambahnya.

(bul)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini