Share

Peristiwa 12 Mei: Tragedi Trisakti

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 12 Mei 2022 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 337 2592706 peristiwa-12-mei-tragedi-trisakti-sf7gAQsPHT.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 12 Mei. Di mana di antaranya tragedi Trisakti hingga gempa besar di China.

Berikut ini ulasan singkat peristiwa yang pernah terjadi pada 12 Mei, sebagaimana Okezone kutip dari Wikipedia.org, Kamis (12/5/2022):

1551 – Universitas Tertua di Benua Amerika Didirikan

Universitas tertua di Amerika Selatan didirikan di Kota Lima, Peru, pada 12 Mei 1551. Perguruan tinggi tersebut bernama Universitas Nasional San Marcos. Kampus tersebut didirikan pada masa pemerintahan Carlos I dari Spanyol.

Baca juga: Peristiwa 11 Mei: Wafatnya Bob Marley

Berdasarkan catatan, Universitas Nasional San Marcos dianggap oleh banyak orang Peru sebagai institusi paling dihormati di negara tersebut dalam hal pendidikan tinggi. Tak hanya itu, universitas tersebut juga dinilai sebagai perguruan tinggi utama untuk penelitian ilmiah.

Baca juga: Ternyata Ada Pejabat Setingkat Menko di Era Kerajaan Majapahit, Ini Nama dan Fungsinya

1936 – Peluncuran USS Enterprise

Kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Enterprise (CV-6), resmi diluncurkan pada era Perang Dunia II. Berdasarkan laporan, USS Enterprise merupakan kapal ketujuh yang menggunakan Enterprise.

Sebagai salah satu anggota Kelas Yorktown, Enterprise diluncurkan pada 12 Mei 1936 dan merupakan satu dari hanya tiga kapal induk Amerika yang ditugaskan sebelum Perang Dunia II. Kapal ini merupakan salah satu yang selamat dari perang.

Kapal tersebut dikenal banyak berpartisipasi dalam perang besar melawan Jepang dibanding kapal Amerika Serikat lainnya.

1982 – Lahirnya Pemain Persija Maman Abdurrahman

Pemain belakang (bek) klub sepakbola Persija, Maman Abdurrahman, berulang tahun hari ini. Mantan pemain Tim Nasional Indonesia tersebut tercatat lahir pada 12 Mei 1982. Usianya kini menginjak 38 tahun.

Pada 2006, Maman pernah mendapat predikat pemain terbaik Liga Indonesia. Selain di Persija dan Timnas Indonesia, Maman pernah bergabung dengan PSIS Semarang, Persib Bandung, hingga Persita Tangerang.

1998 – Tragedi Trisakti

Tragedi Trisakti merupakan peristiwa berdarah yang menewaskan empat mahasiswa saat melakukan demonstrasi menuntut turunnya Soeharto dari jabatannya Presiden Republik Indonesia. Keempat mahasiswa tersebut yakni Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie.

Peristiwa itu terjadi pada 12 Mei 1998. Para mahasiswa tersebut gugur setelah diduga ditembak dengan peluru tajam yang mengenai sejumlah bagian tubuh seperti kepala, tenggorokan, dan dada.

Baca juga:Peristiwa 8 Mei: Ratusan Napi Terorisme Bobol Rutan Mako Brimob

Awal mula tragedi Trisakti dipicu adanya demo besar-besaran di sejumlah daerah, terutama DKI Jakarta. Di Ibu Kota, sejumlah mahasiswa turun ke jalan dan mendatangi Gedung DPR/MPR. Salah satu yang ikut aksi unjuk rasa tersebut yakni para mahasiswa Universitas Trisakti.

Para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa mulai bergerak mundur sekira pukul 17.15 WIB. Namun saat itu aparat keamanan juga turut mengikuti mundurnya para mahasiswa tersebut. Sejumlah mahasiswa berlindung di Kampus Trisakti, Slipi, Jakarta Barat.

Baca juga: Peristiwa 7 Mei: Penandatanganan Perjanjian Roem-Roijen

Sekira pada pukul 20.00 WIB, dilaporkan empat mahasiswa tewas dan satu lainnya dalam keadaan kritis. Mereka tewas dengan luka tembak di bagian tubuhnya. Namun, aparat keamanan mengklaim bahwa saat mengamankan aksi unjuk rasa itu tanpa dilengkapi peluru tajam.

2008 – Gempa Bumi Wenchuan Tewaskan Puluhan Ribu Jiwa

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,9 mengguncang daerah Wenchuan, Shincuan, China, pada 12 Mei 2008, sekira pukul 14.28 waktu setempat. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga Bangkok, Thailand.

Gempa tersebut tercatat berpusat Whencuan. Dari laporan resmi pihak Republik Rakyat Tiongkok (RRT/China), korban meninggal mencapai 14.866 jiwa. Namun berdasarkan laporan dari USGS, korban meninggal akibat gempa itu mencapai 87.000.

Gempa tersebut tercatat sebagai salah satu gempa terparah yang pernah terjadi di China. Sebab tidak hanya korban tewas, gempa juga meluluhlantakkan bangunan, serta jalur transportasi di daerah itu.

Baca juga: Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo, Pejuang Kemerdekaan RI yang Bikin Pusing Penjajah

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini