Share

Muhadjir Effendy: Tak Ada Alasan Mengubah Kebijakan PTM 100 Persen

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 12 Mei 2022 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 337 2592702 muhadjir-effendy-tak-ada-alasan-mengubah-kebijakan-ptm-100-persen-dzMMk0XWpQ.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: Sindo)

JAKARTA - Menteri koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk merubah kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% di sekolah jika kasus Covid-19 terus menurun.

“Kalau sementara ini begitu, jadi kalau kondisinya terus begini, syukur-syukur menurun, maka tidak ada alasan untuk mengubah kebijakan PTM (100%),” tegas Muhadjir usai melakukan rapat koordinasi di Istana Wakil Presiden (Wapres), Rabu (11/5/2022).

Diketahui, telah dikeluarkan Keputusan Bersama (SKB Empat Menteri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 terbaru. SKB Menteri diteken oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dalam SKB tersebut, PTM di sekolah dibuka 100%. Namun, pada penyesuaian keenam penyelenggaraan PTM dilaksanakan berdasarkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah pusat dan capaian vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta warga masyarakat lansia.

Baca juga: Kunjungi Korban Kenjeran Waterpark, Menko PMK: Semoga Kejadian Ini Tak Terulang Lagi

“Penetapan level PPKM masih diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri yang disesuaikan berkala,” jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Sesjen Kemendikbudristek) Suharti dalam keterangannya.

Baca juga: Masuk Sekolah 12 Mei 2022, Muhadjir: Untuk Hindari Macet Parah Arus Balik

Bagi satuan pendidikan yang berada pada PPKM Level 1 dan Level 2 dengan capaian vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lanjut usia (lansia) di atas 60 persen, diwajibkan menyelenggarakan PTM 100 persen setiap hari dengan Jam Pembelajaran (JP) sesuai kurikulum. Bagi yang capaian vaksinasi PTK di bawah 80 persen dan lansia di bawah 60 persen juga diwajibkan menyelenggarakan PTM 100 persen setiap hari dengan durasi pembelajaran paling sedikit 6 JP.

Kemudian, bagi satuan pendidikan yang berada di wilayah PPKM level 3 dengan capaian vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lansia di atas 60 persen, diwajibkan menyelenggarakan PTM 100 persen setiap hari dengan JP sesuai kurikulum. Sedangkan yang capaian vaksinasi PTK di bawah 80 persen dan lansia di bawah 60 persen, diwajibkan menyelenggarakan PTM 50 persen setiap hari secara bergantian dengan moda pembelajaran campuran maksimal 6 JP.

Untuk satuan pendidikan pada wilayah PPKM level 4, dengan vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lansia lebih dari 60 persen diwajibkan menyelenggarakan PTM 50 persen setiap hari secara bergantian dengan moda pembelajaran campuran maksimal 6 JP. “Sementara yang vaksinasi PTK-nya di bawah 80 persen dan vaksinasi lansianya di bawah 60 persen masih diwajibkan untuk melaksanakan PJJ,” kata Sesjen Kemendikbudristek.

Baca juga: Macet Arus Balik Lebaran, Menko PMK: Mohon Sabar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini