Share

Demo 21 Mei, MPR Minta Aksi Unjuk Rasa Tak Timbulkan Kerusuhan

Felldy Utama, iNews · Selasa 10 Mei 2022 23:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 337 2592033 demo-21-mei-mpr-minta-aksi-unjuk-rasa-tak-timbulkan-kerusuhan-zH4oKbM6qU.jpg Ilustrasi demo di DPR (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa yang menimbulkan kerusuhan setelah adanya rencana aksi demonstrasi pada 21 Mei 2022 mendatang.

"Tolong hentikan demo-demo yang memicu kerusuhan, apalagi pemakzulan," kata pria yang akrab disapa Gus Jazil kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).

Menurut dia, menyampaikan aspirasi memang merupakan hak masyarakat yang diatur dalam konstitusi. Akan tetapi, aksi demonstrasi yang menimbulkan kerusuhan tersebut kurang tepat.

"Tidak tepat, semua bisa didialogkan. Tidak perlu demo-demo, sebab lebih besar madhoratnya daripada manfaatnya," ujarnya.

Saat ini pemerintah sedang melaksanakan program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sehingga jangan sampai adanya aksi unjuk rasa malah menghambat agenda pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Bagaimana Hubungan Kerja DPR, MK, Presiden dan MPR? Ini Penjelasannya

"Itu semua akan membuat keadaan ekonomi dan sosial politik makin buruk. Kami berharap semua pihak saling bahu-membahu mengatasi keadaan. Kita semua perlu bangkit setelah usainya Pandemi Covid-19," tutur Waketum DPP PKB itu.

Baca juga: Tanggapi Usulan MPR Dibubarkan, Waka DPD: Hanya Perlu Dikembalikan ke Posisinya yang Semula

Hal ini diungkapkan Gus Jazil mengomentari aksi unjuk rasa pada bulan Ramadhan 1443 Hijriyah kemarin. Di mana, sempat beredar spanduk dari demonstran yang terbentang mendesak Jokowi mundur dari jabatan Presiden Republik Indonesia.

Selain itu, spanduk tersebut juga bertuliskan mosi tidak percaya terhadap DPR dan Pemerintah Jokowi-Ma'ruf. Akhirnya, terjadi bentrokan saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Sebelumnya sejumlah elemen masyarakat dari buruh seperti Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan kembali menggelar demo besar pada 21 Mei 2022, bertepatan dengan momentum reformasi. Pasalnya, aksi tersebut sebagai puncak dari rangkaian gelombang unjuk rasa di berbagai daerah.

"Pada 21 Mei, bertepatan momentum reformasi. Siapkan kekuatan kita, sosialisasikan ke kampus-kampus, ke pabrik-pabrik, ke kampung-kampung bahwa rakyat akan terus berjuang, rakyat akan terus bergerak," kata Sekretaris Jenderal KASBI pada Kamis, 21 April 2022.

Baca juga: Pimpinan MPR Soroti Mafia Tanah, Wujudnya Tidak Ada Namun Aromanya Terasa

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini