Share

Ditransfer Rp647 Juta oleh Anak Terdakwa Korupsi, Eks Pramugari Cantik Siwi Ngaku Sedang Didekati

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 10 Mei 2022 20:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 337 2591992 ditransfer-rp647-juta-oleh-anak-terdakwa-korupsi-eks-pramugari-cantik-siwi-ngaku-sedang-didekati-UIfw2cu4h7.jpg Eks pramugari cantik Siwi Widi usai sidang kasus pajak. (MPI/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan mantan pramugari cantik maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti, dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait rekayasa nilai pajak, hari ini. Siwi bersaksi untuk dua terdakwa mantan pejabat pajak, yaitu Wawan Ridwan dan Alfred Simanjuntak.

Dalam sidang, Siwi mengaku pernah ditransfer uang sejumlah Rp647 juta oleh anak kandung Wawan Ridwan, M Farsha Kautsar. Hakim kemudian mencurigai maksud dan tujuan anak kandung Wawan Ridwan tersebut mentransfer uang ratusan juta rupiah tersebut ke Siwi Widi.

"Kenapa dia (Farsha) sampai transfer Rp647 juta?" tanya Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri kepada Siwi Widi di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2022).

Siwi berprasangka saat itu Farsha mencoba mendekatinya dengan mentransfer uang ratusan juta rupiah tersebut. Siwi menduga Farsha mencoba mencari perhatian dengan iming-iming uang. Meskipun, Siwi mengklaim bahwa Farsha bukanlah kekasihnya.

"Mungkin pada saat itu percakapan saya dengan Farsha, dan Farsha mencoba membayarkan, mungkin mencari perhatian," ungkap Siwi.

Menanggapi pernyataan itu, Hakim menganggap Siwi terlalu percaya diri. Hakim kemudian mengonfirmasi Siwi soal hubungannya dengan anak kandung Wawan Ridwan tersebut. Siwi menepis punya hubungan asmara dengan Farsha. Dia mengaku pernah diminta untuk menjadi kekasih Farsha. Namun, Siwi menolak permintaan tersebut.

"Mencari perhatian? Pede amat saudara. Katanya sudah dekat, perhatian apalagi? pacaran enggak nih? Sehingga bisa-bisanya dia mentransfer uang gitu," tanya Hakim Fahzal.

"Sebenarnya, waktu itu Farsha meminta saya jadi pasangannya. ya. Tapi waktu itu saya belum paham Farsha, jadi saya agak takut," jawab Siwi.

"Jadi sampai dia transfer kaya gitu permintaan saudara, sehingga nomor rekening saudara ada sama dia?" tanya hakim lagi.

"Sebenarnya Farsha suka tanya kegiatan saya, misal saya mau pergi ke klinik, lalu Farsha bertanya harganya berapa, dia mencoba membayarkan, mencoba dermawan pada saya," timpalnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Dalam persidangan, Siwi mengklaim telah mengembalikan uang dari Farsha ke lembaga antikorupsi. Siwi mengembalikan uang tersebut ke KPK sekira pada November - Desember 2021. Di mana, saat itu nama Siwi Widi pernah terungkap dalam dakwaan Wawan Ridwan.

Diketahui sebelumnya, terungkap adanya aliran dana dugaan pencucian uang mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Wawan Ridwan untuk sejumlah pihak. Salah satu yang kecipratan uang diduga hasil suap Wawan Ridwan yakni, mantan pramugari cantik PT Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti.

Demikian terungkap dalam surat dakwaan yang disusun tim jaksa KPK terhadap Wawan Ridwan. Dalam surat dakwaan Wawan Ridwan, terungkap adanya transfer uang sebanyak 21 kali kepada Siwi Widi dengan nilai total keseluruhan sebesar Rp647.850.000 (Rp647 juta).

Siwi Widi disebut-sebut merupakan teman dekat dari anak kandung Wawan Ridwan, Muhammad Farsha Kautsar. Farsha Kautsar sendiri didakwa turut bersama-sama dengan ayahnya, Wawan Ridwan melakukan pencucian uang.

Uang yang disamarkan atupun dialirkan Wawan Ridwan diduga berasal dari suap dan gratifikasi terkait pengurusan rekayasa nilai pajak para wajib pajak. Wawan didakwa bersama sejumlah pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menerima suap miliaran rupiah terkait rekayasa nilai pajak.

Sementara itu, nama Siwi Sidi sendiri tidak asing. Namanya pernah menjadi perbincangan publik karena salah satu postingan akun twitter @digeeembok. Pemilik akun tersebut menyebut Siwi Widi sebagai wanita simpanan atau 'gundik' salah satu petinggi di PT Garuda Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini