Share

Puncak Arus Balik 6-8 Mei, Menhub: Waspadai Tol Semarang-Jakarta dan Penyeberangan Bakauheni

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Rabu 04 Mei 2022 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 04 337 2589033 puncak-arus-balik-6-8-mei-menhub-waspadai-tol-semarang-jakarta-dan-penyebarangan-bakauheni-VQEmHLK2FQ.jpg Menhub Budi Karya Sumadi (Foto:Kemenhub)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat untuk dapat melakukan mudik kembali lebih awal sebelum atau setelah puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 6-8 Mei 2022 mendatang.

Menhub mengatakan, dua titik utama yang diwaspadai terjadi kepadatan arus balik yaitu tol Semarang - Jakarta, dan penyeberangan Bakauheni-Merak.

“Bapak Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus pada penanganan arus balik agar tidak terjadi kepadatan, yaitu mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum puncak arus balik di tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022 nanti. Atau kalau cutinya bisa diperpanjang, sebaiknya pulang setelah tanggal 8 Mei,” kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam keterangan resmi, Rabu (4/5/2022).

Selain imbauan menghindari perjalanan puncak arus balik, sejumlah imbauan lain kepada masyarakat juga disampaikan agar perjalanan arus balik bisa lebih lancar.

Baca juga: Menhub Ungkap Dua Titik yang Berpotensi Kemacetan saat Arus Balik Lebaran 2022

Salah satunya jangan memaksakan diri untuk menggunakan rest area di jalan tol jika sudah penuh, dan jangan berhenti di bahu jalan lantaran membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya hingga menyebabkan kemacetan.

“Jika lelah, masyarakat bisa keluar tol di kota terdekat, dan bisa istirahat di tempat-tempat yang telah disiapkan. Di sini lebih aman dan leluasa,” ujarnya.

Baca juga: Imbau Pemudik Kembali Lebih Awal, Menhub: Puncak Arus Balik 7-8 Mei, Hindari Itu

Menhub menjelaskan, sejumlah rest area di jalan arteri telah disiapkan baik oleh pemda, kepolisian, maupun unsur terkait lainnya. “Mulai dari kantor kecamatan, kelurahan, kantor polisi, dan tempat-tempat lainnya sudah disiapkan sebagai tempat istirahat sementara,” jelas Menhub.

Tak hanya itu, masyarakat diminta untuk selalu mengupdate informasi terkini dari media sosial resmi milik operator jalan tol maupun kepolisian, sehingga mengetahui informasi terkait rekayasa lalu lintas yang sedang diterapkan pada saat itu.

“Kami juga mengimbau untuk mengemudi dengan baik, tidak menyerobot jalur dan patuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Pastikan prokes juga tetap dilaksanakan dengan baik,” tandasnya.

Baca juga: Sidak Pelabuhan Muara Angke, Menhub Dapati Kapal Tak Laik Berlayar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini