Share

Antisipasi Kemacetan Arus Balik, Menko PMK: Lebih Baik Siapkan Skenario Berlebih daripada Anomali

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 04 Mei 2022 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 337 2588969 antisipasi-kemacetan-arus-balik-menko-pmk-lebih-baik-siapkan-skenario-berlebih-daripada-anomali-NoZF96wRem.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan pemerintah terus menyiapkan skenario arus balik mudik Lebaran 2022 untuk mencegah terjadi fenomena lonjakan penumpang yang sangat tinggi pada arus mudik.

“Lebih baik kita berlebih dalam menyiapkan skenario ini daripada kita mepet dan terjadi anomali yang tidak kita duga,” ujar Menko PMK dikutip dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (3/5/2022).

Mengantisipasi lonjakan lonjakan arus mudik pada angkutan penyeberangan yang mencapai lebih 1,6 juta penumpang baik itu di Pelabuhan Bakauheni maupun di Pelabuhan Merak, pemerintah membuka jalur alternatif penyebrangan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Panjang di Lampung.

Sejauh ini, rekayasa dan antisipasi dengan berbagai langkah sudah dilakukan untuk mengurai kepadatan. Namun jumlah arus balik dikhawatirkan akan melebihi angka mudik.

Baca juga: Menko PMK Ungkap Penyebab Macet Parah di Merak: Datang Terlalu Awal hingga Tak Punya Tiket

“Untuk itu, Pelabuhan Panjang bisa kita jadikan alternatif. Kita juga akan lakukan skenario untuk merespon perubahan perilaku pemudik tahun ini dibanding tahun 2019 sehingga penanganan kita bisa lebih cermat dan memuaskan bagi para pemudik,” ujar Muhadjir.

Baca juga: Mudik Lebaran 2022, Menko PMK Minta Perketat Pengamanan

Muhadjir juga menyebut, informasi terkait penggunaan dan lalu lintas Pelabuhan Panjang sebagai tambahan Pelabuhan Bakauheni perlu diperjelas dan diintegrasikan. Sehingga nanti data dan informasinya hanya satu dan kedepan bisa mempermudah untuk mengambil keputusan lain.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Selain itu, Muhadjir meminta kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memberikan pelayanan di sektor kesehatan dan kebutuhan sekunder dari masyarakat terutama di rest area.

“Nanti kalau pada akhirnya rest area digunakan untuk penyangga, agar jangan sampai terjadi lonjakan penumpang yang memenuhi Bakauheni sekaligus, agar mereka mendapatkan pelayanan yang bisa mengalihkan perhatian agar tidak terfokus untuk ingin langsung menyeberang,” jelas Muhadjir.

Baca juga: Arus Lalu Lintas Menuju Puncak Masih Padat Merayap Malam Ini

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini