Share

Dapat Remisi Idul Fitri 1443 Hijriah, 657 Napi Bebas

Tim Okezone, Okezone · Minggu 01 Mei 2022 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 01 337 2588154 dapat-remisi-idul-fitri-1443-hijriah-657-napi-bebas-TJkGwbHFtT.jpg Humas dan Protokol Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Rika Aprianti (Foto : Okezone/Isty Maulidya)

JAKARTA - Sebanyak 675 narapidana (napi) bisa berlebaran bersama keluarga usai mendapat remisi khusus (RK) II atau langsung bebas pada Hari Idul Fitri 1443 Hijriah, Senin (2/5/2022).

Sementara itu, 138.557 napi mendapat RK I atau pengurangan sebagian. Totalnya, sebanyak 139.232 napi mendapat remisi khusus Idul Fitri tahun ini.

Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti, menyebut remisi yang napi peroleh merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku yang mereka tunjukkan ketika menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Pemberian Remisi juga dimaksudkan untuk mempercepat proses reintegrasi sosial sehingga mereka dapat segera kembali ke tengah masyarakat.

“Pemberian remisi Idul Fitri diharapkan dapat dijadikan sebagai renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan terus berusaha menjad manusia yang lebih baik. Pencapaian hari ini membuktikan mereka mampu mengubah diri menjadi manusia yang lebih baik. Jadilah insan yang taat hukum, berakhlak mulia dan berbudi luhur, serta berguna bagi pembangunan bangsa,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/5/2022).

Perpanjangan program Asimilasi di rumah bagi napi dan Anak melalui Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 43 Tahun 2021 juga menjadi respons Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI terhadap situasi pandemi Coronavirus disease (Covid-19) yang masih ditetapkan sebagai bencana non-alam nasional.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

“Dengan dikeluarkannya kebijakan ini diharapkan mengurangi penyebaran Covid-19 di Lapas/Rutan/LPKA dan sebagai sarana untuk mengurangi overcrowded yang sudah mencapai 106%. Kondisi overcrowded berdampak pada kurang optimalnya pelayanan dan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan,” tutur Rika.

Tahun ini, jumlah penerima remisi khusus Idul Fitri terbanyak berasal dari Sumatra Utara sebanyak 16.265 orang, disusul Jawa Timur sebanyak 14.395 orang, dan Jawa Barat sebanyak 14.109 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini