Share

Telepon Putin dan Zelensky, Jokowi Tegaskan G20 Jadi Ajang Penyatuan Bukan Perpecahan

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 29 April 2022 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 29 337 2587363 telepon-putin-dan-zelensky-jokowi-tegaskan-g20-jadi-ajang-penyatuan-bukan-perpecahan-fR3FmdV69M.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Youtube Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa melalui forum G20, Indonesia ingin menyatukan negara-negara untuk sama-sama menjaga pemulihan ekonomi dunia.

"Saya ingin menekankan bahwa Indonesia ingin menyatukan G20 jangan sampai ada perpecahan perdamaian dan stabilitas adalah kunci bagi pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (29/4/2022).

Jokowi mengungkapkan, sebagai pemegang mandat Presidensi G20 tahun 2022 dirinya telah berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin negara dan juga sekjen PBB tentang persiapan KTT G20 yang akan digelar di Bali pada November 2022.

"Juga berdiskusi lewat telepon mengenai dinamika situasi global terkini termasuk diantaranya soal perang Rusia Ukraina," ucap Presiden.

Baca juga: Breaking News! Jokowi Pastikan Putin Hadiri KTT G20 di Bali

Jokowi menjelaskan pada 7 Maret 2022 dirinya berkomunikasi dengan kanselir Jerman Olaf Scholz, kemudian 8 Maret 2022 berkomunikasi dengan perdana menteri Jepang Fumio Kishida dan 16 Maret 2022 berbicara dengan perdana menteri Kanada Justin Trudeau.

Kemudian 22 Maret 2022, Jokowi berbicara lewat telepon dengan presiden Prancis Emmanuel Macron dan 31 Maret 2022 melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, serta 12 April 2022 dengan Sekjen PBB Antonio Guterres.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Pada hari Rabu 27 April yang lalu pukul 15.00 WIB sore saya berkomunikasi dengan presiden Ukraina Zelensky dan tadi malam Kamis 28 April saya melakukan pembicaraan per telpon dengan Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa dan tadi malam jam 7 saya berbicara telepon dengan presiden Rusia Vladimir Putin," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini