Share

Heboh! Wanita Cantik Ngamuk dan Kejar Polisi karena One Way di Tol Cipularang

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 29 April 2022 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 29 337 2587316 heboh-wanita-cantik-ngamuk-dan-kejar-polisi-karena-one-way-di-tol-cipularang-6rm5Zgu1Ys.jpg Tangkapan layar media sosial

BANDUNG – Sejumlah warga mengamuk dan mengejar petugas kepolisian akibat penerapan sistem satu jalur atau one way sehingga mengakibatkan lumpuh total di Tol Cipularang.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang wanita cantik juga mengejar mobil patroli sehingga menghebohkan media sosial.

(Baca juga: Viral Polisi Dikejar Massa Aksi Protes di Tol Cipularang, Ini Reaksi Polda Jabar)

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Romin Thaib membantah protes yang pengendara akibat penerapan one way.

"Tidak ada (yang protes). Sama kayak kasus yang di Puncak kan, Itu kita tutup, yah mereka (nunggu) jadi keluar mobil," ujar Romin, Jumat (29/4/2022).

Menurut Romin, penerapan one way dan ganjil genap selama masa arus mudik Lebaran 2022 telah disetujui seluruh instansi.

"(One way dan ganjil genap) itu merupakan cara bertindak kita dan disetujui antarinstansi," katanya.

Romin mengklaim bahwa situasi masih kondusif saat one way dan ganjil genap diterapkan di jalur tol dan belum terlihat adanya penumpukan kendaraan.

Pihak PT Jasa Marga angkat bicara terkait aksi protes pengguna jalan tol yang dinarasikan akibat penerapan sistem satu jalur atau one way hingga heboh di media sosial.

Hal senada juga diutarakan Petugas Senkom Jasamarga Regional Office 3 Bandung, Nigus Hendra mengakui peristiwa yang terjadi Jumat pagi.

Menurutnya, peristiwa tersebut disebabkan oleh salah paham antara petugas Jasa Marga dan pengguna jalan.

"Hal itu terjadi hanya akibat salah paham antara petugas Jasa Marga dengan para pengguna jalan, terkait sistem buka tutup atau one way," katanya.

Selain itu, petugas di lapangan pun tak menyangka jika banyak pengguna jalan dari arah Bandung ke Jakarta saat one way diterapkan. Adapun peristiwa tersebut terjadi di Km 70 arah Bandung menuju Jakarta.

"Jadi, intinya itu hanya kejadian yang sifatnya insidentil saat terjadi kemacetan berjam-jam, capek, emosi meningkat terjadi miss komunikasi. Tapi, Alhamdulillah dari pihak terkait dan Jasa Marga sudah bisa menyelesaikan dengan cepat dan kondusif sehingga arus lalu lintas sudah kembali normal," tuturnya.

Lebih lanjut Nigus mengatakan, sistem one way di Tol Cikampek hingga Kalikangkung, Jawa Tengah sudah diterapkan sejak Kamis (28/4/2022) sore kemarin. Kondisi tersebut tentu berdampak pada pengalihan arus di titik tempat para pengguna tol itu protes.

"Buka tutup ini sifatnya melihat kondisi di lapangan. Lamanya juga kondisional, melihat situasi dan kondisi di lapangan," katanya.

Diketahui, sebuah video yang memperlihatkan aksi protes pengguna tol viral di media sosial, Jumat (29/4/2022). Dalam video tersebut, pengguna jalan tol marah-marah akibat sistem one way yang membuat mereka tertahan di jalur tol berjam-jam.

"Tah ieu, bejaan ka Korlantas yeuh. One way bikin modar, (Kasih tau Korlantas, one way bikin mati,)" ujar perekam video tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini