Share

Jokowi Disopiri Anies: Saatnya Bersatu, Tak Ada Lagi Cebong dan Kadrun

Riana Rizkia, MNC Portal · Selasa 26 April 2022 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 26 337 2585212 jokowi-disopiri-anies-saatnya-bersatu-tak-ada-lagi-cebong-dan-kadrun-FyHKBk4AjU.jpg Presiden Jokowi disopiri Anies Baswedan saat meninjau sirkuit Formula E di Ancol (Foto : MPI)

JAKARTA - Pemandangan berbeda terlihat saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pembangunan sirkuit Formula E di Jakarta Utara, Senin 25 April 2022.

Orang nomor satu Indonesia itu disopiri langsung oleh Anies saat berkeliling sirkuit. Pengamat Politik Adi Prayitno pun menilai hal tersebut merupakan bentuk harmonisasi kedua belah pihak.

Adi menuturkan, yang dilakukan keduanya bisa menjadi momen perdamaian dan mengakhiri perang antara pendukung Jokowi dan Anies.

"Cebong dan kadrun yang selama ini bikin pengab suasana batin kebangsaan kita. Saatnya cebong dan kadrun melebur jadi satu. Satu Indonesia," kata Adi, Selasa (26/4/2022).

Selama ini, kesan berjarak memang sering disandingkan kepada Jokowi dan Anies, terlebih karena keduanya memiliki perbedaan politik.

"Selama ini cukup kuat di mana Jokowi dan Anies seakan berjarak cukup jauh. Padahal istana dan balai kota berdekatan. Padahal Anies pernah jadi pembantu Jokowi. Tapi karena perbedaan politik, keduanya sering dibentur-benturkan pendukungnya," kata Adi.

Jokowi dan Anies seolah memperlihatkan bahwa tidak ada perseteruan diantara mereka. Untuk itu, Adi mengajak para pendukung agar dapat melakukan hal yang sama, yaitu berjalan beriringan.

"Tak ada guna ribut terus, malah membuat bangsa ini saling memelihara kebencian begitu," ucapnya.

"Saatnya kedua pendukung saling berangkulan mengibarkan bendara putih, sama-sama membangun bangsa," kata Adi menambahkan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menurutnya, rakyat sudah jengah dengan perdebatan yang sering dilakukan oleh dua pendukung tersebut.

Justru, kata Adi, mereka hanya membuat bangsa terbelah jika terus memelihara kebencian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini