Share

Imbau Booster Sebelum Mudik, Menko PMK: Jangan Bawa Oleh-Oleh Covid!

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 24 April 2022 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 24 337 2584435 imbau-booster-sebelum-mudik-menko-pmk-jangan-bawa-oleh-oleh-covid-yiIvLEhTRL.jpg Menko PMK, Muhadjir Effendy (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi lengkap ataupun booster sebelum mudik Lebaran 2022 mendatang. Hal itu supaya mereka yang mudik tidak membawa oleh-oleh yang tidak diinginkan.

Hal itu disampaikan Menko PMK usai Rapat Koordinasi Kesiapan Dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022, di Kantor Pusat Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (23/4).

"Jangan membawa oleh-oleh tidak perlu yaitu virus Covid-19. Jangan datang membawa covid dan jangan pulang membawa oleh-oleh covid. Karena itu patuhilah untuk disiplin, booster untuk yang belum berangkat," kata Muhadjir dalam keterangan yang diterima, Minggu (24/4/2022).

"Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, siapkan mudik dengan sebaik-baiknya, termasuk dalam berperilaku bermudik, baik ketika di perjalanan maupun di tempat tujuan," ujar Muhadjir.

 BACA JUGA:Mudik 2022, Penumpang di Bandara Soetta Tembus 100 Ribu Sehari

Muhadjir bilang, bagi masyarakat yang masih belum melengkapi status vaksinasi supaya bisa injsiatif mendstangi gerai vaksin yang ada di masjid-masjid, atau gerai vaksin yang diselenggerakan oleh Polri dan TNI.

"Dan itulah yang menjamin supaya mudik kita aman dan selamat. Dengan mudik selamat maka mudiknya akan gembira," ungkapnya.

Lebih lanjut, Menko PMK juga berpesan agar masyarakat yang akan mudik dapat mengambil waktu mudik lebih awal dari pada tanggal libur yang diprediksi sebagai puncak arus mudik yakni 28-29 April. Menurutnya, hal itu sesuai dengan imbauan Presiden untuk mudik lebih awal agar bisa menghindari kemacetan parah.

"Manfaatkan rentangan mudik yang diputuskan bapak Presiden yang cukup panjang ini. Jangan ramai-ramai mengambil mudik pada puncak mudik, jangan menikmati macet. Lebih enak menikmati menghindari kemungkinan terjadinya macet. Karena itu lebih dini mudik lebih baik," tuturnya.

"Kemudian baliknya juga begitu, lebih awal balik lebih baik. Dengan begitu maka kemacetan-kemacetan yang kemungkinan akan terjadi bisa dikurangi semaksimal mungkin," imbuh Menko PMK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini