Share

Tak Mau Bangsa Indonesia Terpecah Jadi Alasan Utama Prabowo Gabung Kabinet

Riezky Maulana, iNews · Minggu 24 April 2022 02:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 24 337 2584222 tak-mau-bangsa-indonesia-terpecah-jadi-alasan-utama-prabowo-gabung-kabinet-12oXF0QZw1.jpg Menhan Prabowo Subianto (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, sebagai negara besar Indonesia harus memiliki pemimpin yang menjunjung tinggi persatuan. Sebab, dengan persatuan negara akan menjadi kuat.

Oleh karena itu, dalam menjaga persatuan, masyarakat tak boleh cepat tersinggung, apalagi dengan mementingkan harga diri dan kepentingan pribadi.

Hal itu dijatakan Muzani saat menghadiri silaturahmi dengan ulama, pimpinan ormas, akademisi, dan cendikiawan masyarakat Jawa Barat di Gedung Yayasan Darul Hikam, Bandung, Sabtu (23/4/2022).

"Itulah mengapa Pak Prabowo lebih memilih untuk menjaga persatuan bangsa usai Pilpres 2019. Pembelahan yang mengancam persatuan bangsa amatlah nyata dan Pak Prabowo tak mau bangsa ini terbelah. Karena itu dia memutuskan menjaga persatuan dengan bersama-sama membangun pemerintah di bawah kabinet Jokowi-Ma'ruf," ucap Muzani.

Ia menuturkan, keputusan yang diambil tidaklah populer bahkan, hingga sekarang sering disalahpahami, dan Prabowo kerap mendapatkan cacian. Kendati demikian, kata Muzani, hal itu adalah harga sebuah persatuan dan saat ini suasana menjadi kondusif.

Baca juga: Kelakar Hotman Paris ke Prabowo: Anak Kampung Mau Diajak Main sama Konglomerat

"Pemimpin kita terdahulu telah memberi teladan penting alam menjaga persatuan bangsa. Contoh, Bung Karno memilih meninggalkan Istana Bogor daripada melawan rezim Orde Baru. Meskipun kekuatan Soekarnois amatlah memungkinkan untuk melawan," jelasnya.

Baca juga: Dua Putra-Putri Prajurit KRI Nanggala Dapat Beasiswa Lanjutkan SMA di Taruna Nusantara

Menurut Muzani, Jawa Barat telah memberi dukungan yang berarti kepada Prabowo dan Gerindra dalam Pileg dan Pilpres 2019. Sehingga tanggung jawab Gerindra dalam menjaga komunikasi antara masyarakat Jawa Barat harus tetap terjaga.

"Pak Prabowo menyampaikan terima kasih, dukungan masyarakat Jawa Barat hebatnya tiada tara. Harapan dari para petani, nelayan, pedagang, ulama, habaib, jawara, cendirikan dan semua telah memperkuat posisinya. Namun, tak mungkin perbedaan antara 01 dan 02 itu terus dipelihara karena kita harus menyongsong masa depan," ujarnya.

"Keputusan itu diambil Pak Prabowo semata-mata hanya untuk menjaga persatuan kesatuan rakyat dan bangsa dan itu kita rasakan sampai saat ini," imbuhnya.

Baca juga: Prabowo Serahkan Kunci Rumah Khusus ke Keluarga Awak KRI Nanggala

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini