Share

Polisi Blokir Rekening Senilai Rp30 Miliar Milik Tersangka Fahrenheit

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 23 April 2022 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 337 2584066 polisi-blokir-rekening-senilai-rp30-miliar-milik-tersangka-fahrenheit-VtDx4dGb2a.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) melakukan pemblokiran terhadap rekening senilai Rp30 miliar milik dari dua tersangka kasus dugaan investasi bodong robot trading Fahrenheit yakni, HA dan FM.

"Penyidik juga memblokir rekening terkait senilai sekitar Rp30 miliar," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada awak media, Jakarta, Sabtu (23/4/2022).

 BACA JUGA:Rumah 2 Tersangka Fahrenheit yang Diduga Kabur ke Luar Negeri Digeledah Polisi

Menurut Gatot, pemblokiran rekening itu dilakukan pasca-penyidik Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di rumah yang disewa dua tersangka tersebut.

"Setelah penggeledahan polisi juga melakukan police line terhadap lokasi tersebut," ujar Gatot.

 BACA JUGA:Periksa 31 Orang, Polri: Korban Robot Trading Fahrenheit Rugi Rp127,9 Miliar

Gatot memaparkan, dalam operasi penindakan itu, penyidik Bareskrim mendapatkan sejumlah barang bukti yang disinyalir terkait dengan perkara Fahrenheit tersebut.

Dari operasi penggeledahan di rumah HA, polisi menyita buku tabungan atas nama HA dengan sejumlah dokumen.

"Rumah FM berupa buku tabungan atas nama FN, dokumen , perhiasan, jam tangan, laptop dan kamera," ujar Gatot.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Diketahui, terkait kasus Fahrenheit polisi menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Mereka adalah, D, ILJ, DBC, MF, HA, FM, WR, BY, HD dan HS.

Ke-10 tersangka itu digabungkan setelah adanya pelimpahan perkara Fahrenheit dari Polda Metro Jaya ke Dit Tipideksus Bareskrim Polri. Dalam hal ini, lima orang telah dilakukan penahanan diantaranya adalah Hendry Susanto yang merupakan Direktur di PT FSP Akademi Pro. Serta, D, ILJ, DBC, dan MF.

Kemudian lima orang lainnya, HA, FM, WR, BY dan HD namanya telah diajukan untuk masuk ke dalam Red Notice, lantara disinyalir telah kabur keluar negeri.

PT. FSP Akademi Pro menawarkan aplikasi robot trading Fahrenheit dengan cara menjual dan memasarkan barang yang tidak tercantum dalam program pemasaran yang disetujui oleh Kementerian Perdagangan, dengan menggunakan marketing plan yang tidak sesuai dengan aturan Kemendag.

Bonus penjualan robot dari level 1 sampai dengan Level 10. Bonus peringkat dengan bonus berupa logam mulia sampai dengan mobil Mercedes Benz

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini