Share

Setelah 2 Tahun, Porter Kembali Mengais Rezeki di Stasiun Pasar Senen

Rizky Syahrial, MNC Media · Sabtu 23 April 2022 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 337 2584062 setelah-2-tahun-porter-kembali-mengais-rezeki-di-stasiun-pasar-senen-dmFYDOWk5f.jpg Porter Stasiun Pasar Senen (Foto: Rizky Syahrial)

JAKARTA - Mudik Lebaran 2022 menjadi berkah bagi para porter Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Sebab, setelah dua tahun mereka vakum karena pandemi Covid-19, kini kembali menjalankan profesinya membantu penumpang membawa barang bawaannya.

Koordinator Porter Stasiun Pasar Senen, Amri menyambut gembira momen mudik 2022 ini. Selain bisa bekerja, ia bersyukur bisa kembali menjumpai kawan-kawan seprofesinya.

"Alhamdulillah, kita bisa kumpul bersama lagi. Bisa ada pendapatan. Gak seperti tahun-tahun kemarin ya di rumah semua selama dua tahun. Sekarang sudah kembali lagi, dan pemasukan ada gitu," ujar Amri kepada MPI Sabtu (23/4/2022).

BACA JUGA:Stasiun Pasar Senen Mulai Dipadati Pemudik 

Berprofesi sebagai porter bukan pekerjaan yang mudah. Setiap porter harus bekerja keras mencari penumpang yang akan dibantu olehnya.

Amri menambahkan, jumlah porter di Stasiun Senen cukup banyak. Ada 175 porter yang siap siaga mengangkat barang penumpang kereta api. Dengan jumlah porter yang begitu banyak, setiap porter bekerja keras untuk mendapatkan pemasukan.

"Kita satu shift dibagi. Kalau kita sekarang yang bertugas pukul 7.00 WIB pagi ada 87 orang, yang pukul 19.00 WIB kurang lebih ada 86 atau 87 orang juga. Ya kira-kira 175 orang kami standby," katanya.

BACA JUGA:Polri Paparkan 10 Tips Mudik Aman dan Sehat untuk Masyarakat 

Pendapatan porter Stasiun Pasar Senen juga tidak menentu. Seorang ditarifkan seikhlasnya karena porter mematok harga yang pasti untuk setiap jasanya.

"Kadang dikasih lebih kita udah senang," kata Amri.

Selama pandemi Covid-19 serta larangan mudik dari dua tahun lalu, para porter mencari cara untuk bertahan hidup. Di antara mereka ada yang melakoni profesi sebagai petani hingga bekerja jadi ojek online.

"Ya saya senang bisa ketemu kembali setelah dua tahun enggak ketemu teman dan bisa bersilaturahmi. Alhamdulillah pendapatan mulai ada lagi ibarat sebuah kompor bisa panas kembali," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini