Share

DPR RI Disebut Bisa Atasi Persoalan Mahalnya Harga Minyak Goreng

Antara, · Kamis 21 April 2022 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 337 2582751 dpr-ri-disebut-bisa-atasi-persoalan-mahalnya-harga-minyak-goreng-uN1lzigCex.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan DPR RI, dalam hal ini Puan Maharani sebagai Ketua dapat berperan mengatasi persoalan mahalnya harga minyak goreng dengan melakukan fungsi pengawasan secara optimal.

Menurut Tulus, melalui fungsi pengawasan tersebut, Puan dapat mengawasi kerja Pemerintah sehingga penyelesaian persoalan minyak goreng, terutama terkait dengan lonjakan harga, dapat didorong untuk segera diselesaikan.

"Puan Maharani harus mampu melakukan fungsi pengawasan yang optimal atas kerja Pemerintah dalam mengatasi persoalan harga minyak goreng. Sebagai DPR, ya, mengawasi Pemerintah," kata Tulus, dilansir dari Antara, Kamis (21/4/2022).

Selain itu, Tulus pun mengapresiasi kinerja Kejaksaan Agung RI (Kejagung) yang telah menetapkan tersangka dalam kasus penyelewengan minyak.

Kejagung menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen PLN Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) sebagai tersangka kasus penyelewengan minyak goreng.

Ada pula tiga tersangka lainnya, yakni Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor (MPT), Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) Stanley MA (SMA), dan General Manager di PT Musim Mas Pierre Togar Sitanggung (PT).

Kejagung menyampaikan bahwa tiga tersangka dari pihak perusahaan tersebut telah secara intens berusaha mendekati tersangka IWW agar mengantongi izin ekspor minyak sawit mentah.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meskipun begitu, kata Tulus, langkah tersebut belum mampu mengatasi persoalan tingginya harga minyak goreng di pasaran secara optimal.

Pada dasarnya, menurut dia, harga minyak goreng dipengaruhi oleh struktur pasar di sisi hulu sehingga pembenahan seharusnya dilakukan di sisi tersebut.

"Soal minyak goreng lebih ke persoalan rusaknya struktur pasar di sisi hulu. Jika Pemerintah memang serius untuk mengatasi kemahalan harga minyak goreng, harus diperbaiki dari sisi hulu," kata dia.

Tulus mengemukakan bahwa kemahalan harga minyak goreng menjadi masalah serius dan memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mengatasinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini