Share

Viral! Polisi Larang Warga yang Belum Divaksin Booster Terima Bantuan

Tim Okezone, Okezone · Kamis 21 April 2022 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 337 2582732 viral-polisi-larang-warga-yang-belum-divaksin-booster-terima-bantuan-fMmcNbUisc.jpg Ilustrasi (Foto : Reuters)

JAKARTA - Aksi seorang polisi yang melarang yang sedang mengantre pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) karena belum vaksin booster Covid-19 di Brebes jadi viral di media sosial.

Salah satu akun Facebook yang membagikan video tersebut bernama Bram Irianto pada Rabu 20 April 2022, dengan berdurasi 27 detik. Unggahan video tersebut ditambahkan narasi "Seorang anggota polisi melarang penerima manfaat BLT untuk mencairkan BLT Bila belum di vaksin Booster".

Dalam video itu menampilkan seorang polisi yang tengah berdiri di tengah kerumunan warga yang mayoritas perempuan. Dengan nada tinggi polisi itu meminta agar warga yang belum vaksin booster tidak dilayani.

‎"Tidak vaksin ketiga tidak dilayani. Perintah Pak Presiden. Semua vaksin dulu," ujarnya dalam video itu.

‎Di tengah polisi tersebut berbicara, terdengar seorang perempuan turut berbicara kepada warga. "Bukan Puskesmas Kaligangsa ya bu, bukan Puskesmas Kaligangsa," ujar perempuan tersebut.

Setelah perempuan‎ selesai berbicara, polisi yang bersangkutan berbicara kepada warga dan meminta segera suntik vaksin ketiga terlebih dahulu. Masih dengan nada tinggi, oknum itu bahkan meminta warga untuk pergi dan bantuan tidak dibagikan dulu.

"Njenengan silakan nyari vaksin dulu. Vaksin ketiga. Keluar cepat, keluar. Jangan dibagikan dulu," teriaknya.

Terkait hal itu, Kapolsek Brebes AKP Wagito membenarkan jika lokasi kejadian viral tersebut yakni di wilayah Desa Kaligangsa Wetan, Kecamatan Brebes. Dan polisi yang ada di video adalah anggotanya.

"Betul itu anggota saya. Pertama kami memohon maaf atas kejadian dalam video yang viral tersebut. Itu kejadiannya hari Senin (18 April 2022)," kata Wagito saat dikonfirmasi.

Wagito mengatakan, polisi dalam video tersebut yakni Aiptu AJ yang pada saat itu sedang melakukan pengamanan penyaluran BPNT di Balai Desa Kaligangsa Wetan. Ada sekitar 400 warga yang datang untuk menerima bantuan hingga menimbulkan kerumunan.

"Jadi kami berupaya menjaga agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan juga mengingatkan warga agar menjaga prokes," ujarnya.

‎Apa yang disampaikan anggotanya seperti terlihat di video, adalah agar pembagian bantuan berjalan lancar dan sesuai aturan. Salah satunya adalah warga yang akan menerima bantuan syaratnya harus sudah vaksin booster atau dosis ketiga.

"Ada beberapa warga yang belum vaksin booster dan memang syaratnya harus vaksin booster. Kebetulan balai desa dekat dengan puskesmas, jadi kami arahkan agar vaksin dulu ke puskesmas, setelah itu kembali ke balai desa," jelasnya.

"Polisi tidak melarang, hanya syaratnya ‎memang harus vaksin booster dulu," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini