Share

KSAD Gelar MTQ Nasional TNI AD, Qoriah: Kegiatan Rasa Internasional

Riezky Maulana, iNews · Rabu 20 April 2022 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 337 2582456 ksad-gelar-mtq-nasional-tni-ad-qoriah-kegiatan-rasa-internasional-Qh8tozNmd6.jpg Qoriah internasional Mastia Lestaluhu (Foto: Pen TNI AD)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrahman menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) TNI AD 2022.

Penyelenggaraan acara tersebut diikuti ratusan peserta dari seluruh wilayah Indonesia, tapi juga menghadirkan dewan hakim yang merupakan Qori dan Qoriah berskala internasional dan nasional.

Salah satu dewan hakim itu adalah Mastia Lestaluhu, yang merupakan juara II Qariah MTQ Internasional Antar Bangsa 2016 di Malaysia.

Di sela-sela perlombaan di hari kedua, Mastia Lestaluhu menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan MTQN TNI AD.

"Kegiatan ini keren banget, kegiatan nasional rasa internasional. Alhamdulillah, mulai dari pelayanan, desain, tempat penyelenggaraan, dan lain-lain sungguh luar biasa dan patut diapresiasi,” ucap Mastia dalam keterangan tertulis Dispenad.

Baca juga: Resmi Dibuka Kasad, MTQN TNI AD Bangun Kualitas Sumber Daya Umat Berkarakter Islami

Sedangkan untuk para peserta, Mastia Lestaluhu menilai bahwa para peserta MTQN TNI AD memiliki kualitas yang bagus dan tidak kalah dengan kualitas peserta MTQ yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag).

Baca juga: Juara MTQ Nasional Jadikan Musik sebagai Sarana Dakwah

“Sempat membuat binggung para dewan juri karena kualitasnya bagus-bagus semua, dan hasil pleno hari pertama saja nilainya selisih tipis sekali,” ujarnya.

Selanjutnya, Mastia Lestaluhu yang juga pernah menjadi Duta MTQ Internasional skala Asean 2011 di Malaysia, berharap kegiatan ini dapat menambah materi lomba bukan hanya Tilawah. Sehingga perhelatannya akan menjadi besar dan lebih banyak peserta.

Sedangkan untuk para peserta, dirinya berpesan untuk tetap berlatih dan belajar, sehingga dapat meningkatkan kualitas dari bacaan Al-Quran. Dia pun berkeyakinan, di antara para peserta akan ada yang mengikuti jejaknya menjadi Qoriah internasional.

“Saya yakin pasti ada, karena kalau belajar itu dilakukan terus menerus, Insya Allah kualitas akan meningkat bahkan ia akan lebih sukses daripada siapapun yang ia idolakan,” tuturnya.

Baca juga: KSAD Minta Prajurit Kopassus Bijak Bermedsos: Agar Kegiatan Rahasia Tak Bocor

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini