Share

Kembalikan Rp1 Miliar dari DNA Pro, Rizky Billar: Uangnya Tak Pernah Kami Sentuh

Nur Khabibi, MNC Portal · Rabu 20 April 2022 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 337 2582441 kembalikan-rp1-miliar-dari-dna-pro-rizky-billar-uangnya-tak-pernah-kami-sentuh-vfenBOAllU.jpg lesti Kejora dan Rizky Billar usai jalani pemeriksaan di Bareskrim (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Pasangan suami istri dari kalangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Rabu (20/4/2022).

Keduanya diperiksa sebagai saksi atas kasus investasi bodong dari robot trading DNA Pro.

Billar mengatakan, selama ini belum pernah menggunakan uang pemberian dari DNA Pro melalui Stefanus Richard (SR) senilai Rp1 miliar tersebut. Hal itu lantaran uang yang diberikan bukan ditujukan untuk dirinya dan sang istri.

"Karena memang ditujukan untuk anak, sampai sekarang kami simpan tidak pernah kami sentuh, karena untuk anak," kata Billar seusai pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (20/4/2022).

Billar menjelaskan, awal mula perkenalan dirinya dengan SR dari seorang rekannya. Rekannya itu merupakan rekan bisnis Billar yang memberitahu tersangka SR ingin berkolaborasi melalui sosial media yang Billar miliki.

"Dia bilang dia hanya butuh exposure," ungkapnya.

Baca juga: Diperiksa Sebagai Saksi DNA Pro, Rizky Billar Bawa Uang Sekoper

Sekadar informasi, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah menetapkan 12 tersangka dalam kasus investasi bodong robot trading platform DNA Pro. Mereka adalah AB, ZII, JG, ST, FR, FE, AS, DV, RK, RS, RU, dan YS.

Baca juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Penuhi Panggilan Polisi

Polri menyatakan bahwa total kerugian korban dalam kasus dugaan investasi bodong robot trading platform DNA Pro mencapai Rp97 miliar.

Terbaru, Bareskrim Polri menangkap seorang petinggi robot trading DNA Pro . Dalam perkara ini polisi sebelumnya telah menangkap enam orang lain.

"Satu tersangka tambahannya atas nama Hans Andre Supit," kata Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Yuldi Yusman kepada wartawan, Selasa (19/4/2022).

Dengan penangkapan ini, total polisi sudah meringkus tujuh tersangka dalam trading abal-abal tersebut.

Yuldi menambahkan, masih mendalami peran yang bersangkutan perihal peran Hans. Namun, ia memastikan Hans merupakan petinggi dalam aplikasi trading bodong tersebut. "Branch Manajer, timnya central," ucapnya.

Baca juga: Terseret Kasus DNA Pro, Rizky Billar dan Lesti Kejora Siap Kembalikan Uang

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini